Konflik Rusia Vs Ukraina
Dikecam AS, Iran Dituding Terlibat Perang Ukraina setelah Serangan Drone Rusia Hancurkan Kyiv
Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas pembunuhan warganya setelah Rusia menyerang kota-kota dengan drone.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas pembunuhan warganya setelah Rusia menyerang kota-kota dengan drone.
Dilansir TribunWow.com, senjata yang digunakan merupakan drone kamikaze buatan Iran yang diduga dijual ke Rusia.
Sementara itu, Amerika Serikat dengan tegas mengutuk tindakan Rusia dan menyebutnya sebagai kejaahatan perang.
Baca juga: Umbar Foto Mayat Pasukan Putin, Tim Sosmed Ukraina Sebut Aksinya Justru Buat Rusia Makin Solid
Dilaporkan Al Jazeera, Selasa (18/10/2022), Ukraina telah melaporkan rentetan serangan udara oleh Rusia dalam beberapa pekan terakhir.
Tentara Ukraina melepaskan tembakan ke udara dalam upaya untuk menembak jatuh drone setelah ledakan mengguncang ibu kota pada Senin pagi.
Sebuah roket anti-pesawat terlihat melesat ke langit pagi, diikuti oleh ledakan dan nyala api oranye, saat penduduk berlomba-lomba mencari perlindungan.
Setidaknya empat orang, termasuk pasangan yang sedang hamil, tewas pada Senin pagi setelah sebuah pesawat tak berawak menghantam sebuah gedung apartemen di ibukota Ukraina, Kyiv.
Serangan itu juga mematikan aliran listrik ke ratusan kota dan desa.
Berbicara dalam pidato malam regulernya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan udara terus berlanjut.
"Saat ini, ada serangan drone Rusia yang baru," katanya.
"Ada (drone) yang telah ditembak jatuh."
Ukraina mengatakan serangan itu dilakukan dengan drone 'kamikaze', Shahed-136 yang dilaporkan dibeli oleh Rusia dari Iran.
Bulan lalu Zelensky mengumumkan akreditasi duta besar Iran di negaranya dicabut akibat pasukan Rusia kedapatan menggunakan drone Iran untuk menyerang Ukraina.
Setelah penyerangan di Kyiv, penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengonfirmasi penggunaan drone tersebut dan mengecam Iran.
"Iran bertanggung jawab atas pembunuhan warga Ukraina," tulis Podolyak, Senin (17/10/2022).
Baca juga: Ukraina Berhasil Bebaskan 600 Kota dari Cengkeraman Rusia, Targetkan Kuasai Kherson Minggu Depan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ibu-kota-ukraina-kyiv-setelah-dihantam-puluhan-rudal-rusia.jpg)