Konflik Rusia Vs Ukraina
Dikecam AS, Iran Dituding Terlibat Perang Ukraina setelah Serangan Drone Rusia Hancurkan Kyiv
Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas pembunuhan warganya setelah Rusia menyerang kota-kota dengan drone.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Ia juga terang-terangan menyebut Presiden Rusia sebagai teroris.
"Satu-satunya taktik Putin adalah teror di kota-kota Ukraina yang damai, tetapi dia tidak akan menghancurkan Ukraina. Ini juga tanggapannya kepada semua penolong yang ingin berbicara dengannya tentang perdamaian: Putin adalah teroris yang berbicara dengan rudal," tulis Kuleba.
Walikota Kyiv Vitali Klitschko memposting di media sosial membeberkan mengenai serangan di kotanya.
Ia mengatakan bawa sejumlah distrik sekitar Kyiv juga mengalami serangan sementara beberapa bangunan penting ikut hancur.
"Ibukota sedang diserang oleh teroris Rusia! Rudal menghantam benda-benda di pusat kota (di distrik Shevchenkivskyi) dan di distrik Solomyanskyi. Sirene serangan udara berbunyi, dan oleh karena itu ancaman terus berlanjut," tulis Klitschko.
"Jalan-jalan pusat Kyiv telah diblokir oleh petugas penegak hukum, layanan penyelamatan sedang bekerja."
Menurut Jenderal Valeriy Zaluzhnyi, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, pasukan nasional telah menembak jatuh setidaknya 41 rudal yang ditembakkan ke Ukraina oleh Rusia.
“Pagi ini, 75 rudal diluncurkan. 41 dari mereka dinetralisir oleh pertahanan udara kami,” tulis Zaluzhnyi di Twitter.(TribunWow.com/Via/Anung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ibu-kota-ukraina-kyiv-setelah-dihantam-puluhan-rudal-rusia.jpg)