Breaking News:

Liga 1

Diketuai Iwan Bule, Ini Struktur Organisasi PSSI Periode 2019-2023, TGIPF Minta Rombak Kepengurusan

Buntut tragedi Kanjuruhan, TGIPF berikan rekomendasi kepada PSSI untuk gelar KLB untuk perombakan kepengurusan sebelum dilanjutkannya Liga 1 2022.

Penulis: ElfanNugg
Editor: Atri Wahyu Mukti
PSSI.org
Wakil Ketua Umum terpilih periode 2019-2023, Iwan Budianto (waketum 1) dan Cucu Soemantri (waketum 2). Diketuai Iwan Bule, Ini Struktur Organisasi PSSI Periode 2019-2023, TGIPF Minta Rombak Kepengurusan 

TRIBUNWOW.COM - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) secara halus meminta kepada induk sepak bola Indonesia atau PSSI untuk melakukan perombakan kepengurusan.

Menurut hasil investigasi dan analisis TGIPF, PSSI menjadi pihak yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.

TGIPF telah mengumumkan enam pihak yang bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan lebih dari 100 korban jiwa, pada Jumat (14/10/2022), yakni PSSI, PT LIB, Panpel Arema FC, security officer, aparat keamanan hingga Aremania.

Baca juga: Selain Pihak Keamanan, PSSI ataupun Panpel, Ini 3 Kesalahan Aremania Atas Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Direnovasi Total Tahun 2023, Markas Arema FC akan Dibangunkan Monumen untuk Ingat Tragedi Kanjuruhan

"Di dalam catatan kami pengurus PSSI harus bertanggung jawab dan sub-sub organinasinya bertanggung jawab," ujar Mahfud MD, Ketua TGIPF dalam konferensi pers, Jumat (14/10/2022).

"Keselamatan rakyat itu adalah hukum yang lebih tinggi dari hukum yang ada dan ini sudah terjadi keselamatan rakyat publik terinjak-injak," tambah Mahfud MD.

TGIPF sendiri yang merupakan bagian dari pemerintah mengakui memang tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi PSSI.

Hanya saja, TGIPF yang diketahui langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud MD itu hanya memberikan rekomendasi atau hal baiknya untuk PSSI.

"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, dimana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang," tulis TGIPF dalam laporan temuannya terkait tragedi Kanjuruhan.

Lebih lanjut, TGIPF meminta kepada PSSI supaya segera menggelar kongres luar biasa (KLB) untuk menentukan kepengurusan yang baru.

Bahkan TGIPF atau pemerintah menegaskan tidak akan mengizinkan Liga 1 2022 kembali dilanjutkan sebelum PSSI menggelar KLB.

Baca juga: Break 2 Bulan, Liga 1 2022 akan Dilanjutkan 25-26 November 2022, Ini Penjelasan PSSI

Lantas bagaimana untuk struktur organisasi PSSI untuk periode saat ini?

Dikutip dari laman resmi PSSI, struktur organisasi PSSI sendiri untuk saat ini adalah untuk masa kerja periode 2019-2023.

Ketua Umum PSSI adalah Mochamad Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule.

PSSI memiliki beberapa wakil ketua umum dan anggota eksekutif komite (Exco).

Berikut struktur organisasi PSSI periode 2019-2023:

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved