Tragedi Arema Vs Persebaya
2 Putrinya Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Ayah di Malang Ungkap Obrolan Terakhir: Saya Marah, Teriak
Seorang ayah menceritakan momen-momen terakhir berkomunikasi dengan kedua anaknya sebelum mereka tewas karena kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Editor: Rekarinta Vintoko
BBC Indonesia
Devi Athok Yulfitri, 43 tahun, kehilangan dua putrinya akibat Tragedi Kanjuruhan, Natasha Debi dan Naila Debi, serta mantan istrinya Gebi Asta Putri.
Korban meninggal akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang dan 35 orang di antara mereka adalah anak-anak, menurut data resmi Polri dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Tragedi Kanjuruhan menjadi bencana sepak bola terburuk kedua di dunia, setelah peristiwa di Estadio Nacional, Lima, Peru pada 1964 yang menewaskan lebih dari 300 orang. (*)
Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul Trauma penyintas Tragedi Kanjuruhan: ‘Terinjak-injak, sesak napas, pingsan - saya pasrah, kalau mati di sini tak apa-apa’