Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Ini Cara Oknum Polisi di Konsorsium 303 Tangkap Bandar Judi Online yang Tak Setor Uang Keamanan

Bandar judi online di Indonesia yang nekat tak membayar uang keamanan dipastikan akan ditangkap oleh pihak kepolisian.

Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Jurnalis Aiman Witjacksono (kanan) mewawancarai Ali (nama samaran), eks pembuat situs judi online yang tergabung dalam Konsorsium 303 Kaisar Sambo, Selasa (4/10/2022). Ali menjelaskan bagaimana cara oknum polisi di Konsorsium 303 menangkap para bandar judi online yang nekat tak membayar uang keamanan. 

TRIBUNWOW.COM - Ali (nama samaran) adalah seorang pebisnis judi online yang telah membuat puluhan situs judi.

Ali yang merupakan warga asli Indonesia ini membenarkan keberadaan Konsorsium 303 yang terdiri dari oknum polisi dan pengusaha.

Dikutip TribunWow dari wawancara eksklusif Aiman Kompastv, Ali menjelaskan bagaimana para bandar judi online di Indonesia diharuskan membayar uang keamanan kepada Konsorsium 303.

Baca juga: Coret Nama RBT dari Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Kini IPW Sebut Sosok Baru Inisial JHL

Jika tidak membayar maka, bandar judi online yang bersangkutan akan ditangkap dan situs judinya ditutup.

Menurut penjelasan Ali, oknum polisi di Konsorsium 303 tidak turun tangan sendiri untuk melakukan penangkapan.

Penangkapan dilakukan dengan cara para oknum memanfaatkan aparat lain yang tidak tahu apa-apa untuk menciduk para bandar judi online.

"Petugas yang lain (bukan anggota Konsorsium 303)," ungkap Ali.

Ali menjelaskan, para oknum polisi di Konsorsium 303 akan membocorkan data seputar bandar judi online yang akan ditangkap ke aparat lain di Polri.

Baca juga: Konsorsium 303 Minta Bandar Judi Online Bayar Keamanan per Bulan Rp 20 Juta hingga Puluhan Miliar

Namun apabila bandar judi online patuh membayar uang keamanan per bulan, maka oknum polisi di Konsorsium 303 akan menutupi dan melindungi data bandar judi tersebut.

Diagram atau bagan Konsorsium 303 yang berisi organisasi judi yang melibatkan beberapa nama petinggi Polri awalnya muncul lalu viral di tengah kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang menjerat eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Nama Ferdy Sambo sendiri muncul dalam bagan Konsorsium 303 yang disebut-sebut menerima aliran dana dari bos judi.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, Indonesia Police Watch (IPW) mengklaim memiliki bukti kuat untuk membuktikan bahwa Konsorisum 303 benar adanya.

Baca juga: Disebut Diketahui Petinggi Polri, Data Konsorsium 303 Ferdy Sambo Diyakini Berasal dari Orang Dalam

"Bukan hoaks, ada kebenaran. Ini saya tegaskan," kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, dalam Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Selasa (20/9/2022).

Sugeng menjelaskan, IPW memiliki bukti berupa nama-nama oknum polisi dan orang lain yang terlibat dalam Konsorsium 303 tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved