Polisi Tembak Polisi
Singgung Kejanggalan Tanggal, Terungkap Alasan LPSK Yakin PC Bukan Korban Pelecehan Brigadir J
LPSK membeberkan alasan pihaknya meragukan posisi Putri Candrawathi sebagai korban pelecehan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Ada saksi di dalamnya, kalaupun pelaku ingin melakukan kekerasan seksual biasanya pelaku memastikan tidak ada seorang pun yang menjadi saksi perbuatan," ujar Rully.
Setelah pelecehan atau rudapaksa terjadi, Putri mengaku tak melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena memikirkan reputasinya dan merasa takut atas ancaman Brigadir J.
Padahal, sebagai istri jenderal yang menjabat Kadiv Propam, ia memiliki kuasa untuk memerintahkan polisi lain untuk mengurus masalah itu.
"Dia tinggal bilang saja ke polisi di mana saja di wilayah Magelang, saya jamin langsung datang," kata Rully.
Ketika rekonstruksi, LPSK juga merasa janggal lantaran ada adegan saat Putri berbicara empat mata dengan Brigadir J setelah dilecehkan.
Mereka juga masih berada dalam satu rumah, dan keesokan harinya pulang ke Jakarta bersama-sama.
"Sejauh ini, faktor-faktor, unsur-unsur atau indikasi yang mengarah kepada yang bersangkutan sebagai korban kekerasan seksual belum bisa meyakinkan LPSK," ujar Rully.
Ia kemudian menekankan bahwa LPSK meyakini Putri bukan korban pelecehan seksual.
"Sampai saat ini kami meyakini seperti itu," tegasnya.(TribunWow.com/Via)