Breaking News:

Pilpres 2024

Berita Anies Baswedan: Curiga Demokrat Cari Simpati demi 2024, PAN Tanggapi Gosip Anies akan Dibui

Sempat geger sebuah video menampilkan kader Demokrat Andi Arief menyatakan dalam waktu dekat Anies akan dipenjara.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Warta Kota Production
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal menjadi sopir angkot Janglingko atau Mikrotrans, 25 September 2022. 

"Pak Presiden hanya mau dua calon," kata Andi Arief dalam video tersebut.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Kembali Puncaki Hasil Survei Capres, Jauh Kalahkan Prabowo dan Anies

Isu Duet Anies-AHY di 2024 Begitu Kuat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat berfoto bersama di sebuah acara pernikahan pada Minggu (18/9/2022).

Foto tersebut sempat dicuitkan oleh kader Partai Demokrat hingga akhirnya ramai dibicarakan sebagai sinyal duet Anies-AHY di 2024.

Dikutip TribunWow dari tvonenews, pengamat politik Yunarto Wijaya menjelaskan ada alasan tersendiri mengapa duet Anies dan AHY bisa begitu kuat dan ramai dibicarakan.

Dari kiri ke kanan: Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla berfoto bersama dalam sebuah acara pernikahan seorang pengurus Nasdem di Jakarta, Minggu (18/9/2022).
Dari kiri ke kanan: Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla berfoto bersama dalam sebuah acara pernikahan seorang pengurus Nasdem di Jakarta, Minggu (18/9/2022). (Instagram Ketua Bapilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani)

Baca juga: Berita Anies Baswedan: Anies Jawab Isu Dihambat Jadi Capres 2024 oleh Sosok Misterius

Awalnya Yunarto berandai-andai apabila yang saat itu foto bersama Anies adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maka akan heboh isu duet Ganjar-Anies.

"Sekarang menjadi serba sensitif," ujar Yunarto.

Namun untuk duet Anies-AHY, Yunarto menyampaikan ada beberapa faktor yang menyebabkan perbincangan duet ini begitu kuat.

"Sebelumnya memang ada peristiwa-peristiwa yang mendahului, baik dilihat dari sisi statement ataupun keputusan partai," jelas Yunarto.

Pertama Yunarto mengungkit soal nama Anies yang masuk dalam tiga kandidat capres 2024 dari NasDem.

Yunarto turut menyoroti keunggulan Anies sebagai capres dibandingkan Ganjar dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Sebagai kandidat capres, Anies memiliki elektabilitas yang tinggi dan kini sedang tidak terikat di parpol mana pun.

Kondisi ini berbeda dengan Ganjar yang masih terikat PDIP dan Jenderal Andika yang masih terikat jabatan.

"Tidak mengherankan kalau orang berspekulasi nama Anies dimunculkan," ujar Yunarto.

Selanjutnya Yunarto menyoroti sosok Anies yang disimbolkan sebagai oposisi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Imej Anies ini memiliki kemiripan dengan Demokrat yang memang memposisikan diri sebagai oposisi apalagi setelah AHY melontarkan kritik terhadap Jokowi lewat Rapimnas kemarin. (TribunWow.com/Anung/Via)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Anies BaswedanPartai DemokratCapres 2024Pilpres 2024Partai Amanat NasionalAndi Arief
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved