Konflik Rusia Vs Ukraina
Datangi Rumah Warga Ukraina 1 per 1 Pakai Senjata Lengkap, Ini Cara Tentara Rusia Gelar Referendum
Membawa senjata lengkap, tentara Rusia menghampiri satu per satu rumah warga Ukraina untuk mengumpulkan voting terkait referendum.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Mereka berbicara tentang bagaimana semua cara yang tersedia harus digunakan untuk menghancurkan Rusia di medan perang dengan kerugian politik, ekonomi, budaya, dan semua jenis kedaulatan untuk menjarah total negara kita."
Shoigu kemudian menyambung dan berkata bahwa inilah saatnya Rusia bertarung secara langsung dengan pihak Barat.
Meskipun pada faktanya, mereka hanya berperang dengan tentara Ukraina yang menggunakan senjata dari Barat.
"Kami membunuh, membunuh dan membunuh, dan saatnya telah tiba: kami berperang dengan Barat kolektif," kata Shoigu.
Baca juga: Momen Tentara Rusia Nangis saat Telepon Ibunya, Warga Ukraina Bujuk dan Sajikan Teh, Videonya Viral
Sebuah keputusan tentang mobilisasi yang kemudian diterbitkan di situs web Kremlin menyatakan bahwa kontrak tentara yang dimobilisasi tidak akan berakhir sampai akhir mobilisasi parsial.
Namun dicantumkan bahwa usia, kesehatan, dan hukuman penjara yang terdaftar sebagai pengecualian untuk menghentikan tugas mereka di medan perang.
Menurut Putin, semua orang yang akan dimobilisasi untuk berperang di Ukraina akan menerima gaji dan bonus yang sama dengan mereka yang menandatangani kontrak militer untuk bertugas di Angkatan Bersenjata dan orang-orang yang dimobilisasi akan menjalani pelatihan ekstra sebelum dikirim ke garis depan.
Dalam perkiraan resmi pertama kerugian medan perang Rusia sejak akhir Maret, Shoigu mengumumkan bahwa 5.937 tentara Rusia telah tewas di Ukraina sejak awal pertempuran.
Namun, bukti dari medan perang dan informasi yang tersedia untuk umum di Rusia menunjukkan angka sebenarnya jauh lebih tinggi.
Di sisi lain, Shoigu mengklaim pada Rabu lebih dari 61.000 tentara Ukraina telah tewas dan 49.000 terluka sejak Februari.
Namun, intelijen Barat serta laporan media independen menunjukkan angka sebenarnya jauh lebih tinggi, yakni hingga 80.000 tentara Rusia tewas atau terluka sejak awal perang.(TribunWow.com/Anung/Via)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pemerintah-2saat-ini-mereka-kuasai-september-2022.jpg)