Polisi Tembak Polisi
Pengacara Brigadir J Sindir Penyidik Kasus Ferdy Sambo soal Pernyataan Masyarakat Siap-siap Kecewa
Kuasa hukum Brigadir J menjelaskan maksud minta masyarakat siap-siap kecewa soal kasus Ferdy Sambo.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Kamaruddin Simanjuntak selaku ketua tim kuasa hukum Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sempat meminta masyarakat untuk siap-siap kecewa.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kamaruddin seusai mengungkit lambatnya proses hukum terhadap kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang kini menjerat eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Dikutip TribunWow dari tvonenews, lewat acara Kabar Petang, kuasa hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak menjelaskan wajar bagi Kamaruddin menyampaikan kepada masyarakat agar siap-siap kecewa.
Baca juga: Kata DPR soal Isu Brigjen Hendra Naik Jet Pribadi saat Diutus Ferdy Sambo Temui Keluarga Brigadir J
Martin mengungkit bagaimana sikap penyidik yang pelit berbagi informasi soal kasus Brigadir J.
"Karena tidak ada kooperatifnya di sini saya lihat penyidik dalam hal menyampaikan update-update informasi," jelasnya.
Selanjutnya Martin mengungkit banyaknya statement ngawur dari Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.
Pertama Martin mengungkit soal statement Taufan yang menyebut Richard Eliezer alias Bharada E sempat menembak bagian belakang kepala Brigadir J.
Belakangan terkuak lewat rekonstruksi Polri bahwa Sambo lah yang menembak kepala Brigadir J.
Lalu Martin mengungkit soal isu kasus pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri Candrawathi alias PC yang sebelumnya sudah disetop kini dimunculkan kembali.
Terakhir, Martin mengungkit soal Taufan yang menduga tidak ada perintah membunuh dari Brigadir J.
Menanggapi analisis Taufan, Martin menegaskan bahwa perintah Sambo untuk menembak sudah pasti untuk membunuh.
"Kalau orang menyuruh menembak sudah pasti ada niatan untuk membunuh," kata Martin.
"Saya kira ini seperti lelucon anak SD kalau kita memperdebatkan antara saya suruh menembak ataupun saya suruh membunuh, tidak masuk akal," sambungnya.

Baca juga: Ferdy Sambo Resmi Dipecat Tanpa Seremonial, DPR Minta Polri Tak Perlu Lagi Melakukan Upaya Pembelaan
Dikutip TribunWow dari YouTube tvOnenews, Sebelumnya diberitakan, Samuel Hutabarat selaku ayah dari Brigadir J mengaku sudah lelah akan kasus pembunuhan anaknya yang tak kunjung menemui titik terang.
Informasi ini diungkapkan oleh Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.