Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Biden Klaim Berhasil Tegur China soal Konflik di Ukraina, Media Rusia Beri Fakta Sebaliknya

Di awal konflik Ukraina, Biden mengaku sempat memperingatkan China agar tidak memihak ke Rusia.

YouTube The White House
Momen Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping bertemu via zoom, 16 November 2021. Terbaru, Biden mengaku sempat memperingatkan Xi Jinping agar tak berpihak pada Rusia dalam konflik di Ukraina, Maret 2022 lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku sempat memberikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping di awal terjadinya konflik antara Ukraina dan Rusia.

Biden mengklaim berhasil menekan China agar tidak ikut-ikutan membantu Rusia dalam konflik di Ukraina.

Dilansir TribunWow, namun media asal Rusia RT memaparkan fakta di lapangan justru terjadi yang sebaliknya.

Baca juga: Penduduk Rusia Khawatir Ukraina Balas Lakukan Invasi setelah Berhasil Rebut Kembali Wilayahnya

Pada wawancara yang disiarkan Minggu (18/9/2022), Biden menjelaskan dirinya sempat memperingatkan Xi Jinping yang tidak mempedulikan sanksi ekonomi negara-negara barat terhadap Rusia.

Kala itu Biden memperingatkan akan menarik investor AS di China jika Xi Jinping terus ngeyel melakukan hubungan dagang dengan Rusia.

Biden mengaku peringatan ini ia berikan kepada China pada Maret 2022 lalu.

Terkait peringatan ini, Biden merasa dirinya berhasil menekan China.

"Sejauh ini tidak ada indikasi mereka akan mengirimkan senjata atau hal lain yang Rusia inginkan," ujar Biden.

Namun RT memaparkan fakta bagaimana hubungan China dan AS terus memanas karena konflik di Ukraina.

RT turut menyampaikan fakta bahwa China adalah konsumen terbesar komoditi ekspor asal Rusia.

Baca juga: Bocor ke Publik, PM Hongaria Sempat Prediksikan Ukraina Kalah dari Rusia di Tahun 2023

Tuduh AS Ciptakan Perang Dingin Jilid 2

Sebelumnya dibeirtakan, pemerintah AS disebut ingin membuat Rusia semakin lemah lewat konflik yang terjadi di Ukraina.

Tudingan ini disampaikan oleh Duta Besar China untuk Rusia, Zhang Hanhui.

Dikutip TribunWow dari rt, Zhang menjabarkan bagaimana ide ekspansi NATO ke timur sebenarnya didorong oleh AS.

Pertemuan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin di sebuah vila di Jenewa, Swiss, 16 Juni 2021.
Pertemuan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin di sebuah vila di Jenewa, Swiss, 16 Juni 2021. (youtube kompastv)

Baca juga: Presiden Ukraina Ingin Warga Rusia Dilarang Pergi ke Negara Lain agar Mereka Sadar Salah Pilih Putin

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved