Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Sayangkan Minimnya Usaha Jokowi, Lawyer Brigadir J Blak-blakan Kuras Hartanya demi Kasus Ferdy Sambo

Kuasa hukum Brigadir J menyayangkan minimnya upaya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam menyelesaikan kasus yang kini menjerat Ferdy Sambo.

Kolase YouTube Kompastv dan YouTube metrotvnews
Foto kiri: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam wawancara spesial metrotv, Rabu (17/8/2022). Dalam wawancara ini Jokowi turut membahas soal perkembangan kasus Brigadir J. Foto kanan: Pengacara keluarga Brigadir j, Kamaruddin Simanjuntak, membeberkan kecurigaan adanya transaksi uang antara Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan Kompolnas dengan tersangka Ferdy Sambo, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Sampai saat ini kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih terus diusut oleh pihak kepolisian.

Masih banyak terdapat tanda tanya dalam kasus yang menjerat eks Kadiv Propam Polri Irjen Sambo ini, mulai dari motif pembunuhan hingga dugaan kasus pelecehan seksual Brigadir J yang dulu sempat terbantahkan namun dimunculkan kembali.

Dikutip TribunWow dari YouTube tvonenews, terkait kasus yang tak kunjung usai ini, Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.

Baca juga: Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan terkait Kasus Brigadir J, Kondisi Terkini PC Dibeberkan Pengacaranya

Kamaruddin merasa telah mengecewakan rakyat Indonesia karena tak bisa menuntaskan kasus Brigadir J.

"Saya betul-betul minta maaf, saya sudah berjuang dengan mengorbankan segalanya," ujar Kamaruddin.

Kamaruddin menjelaskan bagaimana dia telah menguras harta, pikiran dan waktu demi menguak kebenaran dalam kasus Brigadir J.

"Saya membiayai semua perkara ini, tapi saya tidak bermaksud mengungkit-ungkit itu," ujar Kamaruddin.

Kamaruddin mengungkit minimnya usaha Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat terang kasus ini.

"Presiden membiarkan Polri terjebak dalam lumpur itu, akhirnya mereka sampai dengan hari ini mereka tetap tidak bisa keluar," kata Kamaruddin.

"Harusnya sudah banyak tersangka (kasus Brigadir J)," jelasnya.

Kemudian Kamaruddin kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, RI 1 tercatat sebanyak empat kali berkomentar di depan publik soal kasus pembunuhan Brigadir J yang ternyata diotaki oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Dikutip TribunWow dari YouTube metrotvnews, Jokowi menyampaikan saat ini dirinya tidak perlu lagi berbicara soal kasus Brigadir J.

Jokowi menyerahkan pengusutan kasus kepada Polri.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved