Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Akui Belum Percaya Penuh Pengakuan Bripka RR, Pengacara Soroti Rasa Takut pada Ferdy Sambo

Pengacara Bripka RR, Erman Umar, membuka kemungkinan adanya fakta baru yang bisa terungkap di persidangan.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube POLRI TV RADIO/ KOMPASTV
Kolase tersangka pembunuhan Brigadir J, Bripka Ricky Rizal alias RR dan pengacaranya, Erman Umar, Kamis (8/9/2022). Terbaru, Erman masih membuka kemungkinan akan ada pengakuan lain yang dibuka kliennya, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, Erman Umar, menyinggung korelasi pengakuan kliennya dengan rasa takut pada tersangka Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, ia menilai masih terbuka kemungkinan bahwa Bripka RR nantinya akan membuka fakta lain terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Namun, Erman menilai pengakuan kliennya saat ini belum bisa dipercaya penuh lantaran masih terpengaruh dengan Ferdy Sambo.

Baca juga: Terungkap Kata-kata Terakhir Brigadir J sebelum Ditembak, Bripka RR Sebut Ferdy Sambo Teriak Begini

Hal ini dibeberkannya pada jurnalis Aiman Witjaksono dalam program AIMAN di kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (12/8/2022).

Hingga saat ini diketahui bahwa Bripka RR telah membelot dari rekayasa skenario yang dibuat atasannya.

Ia mengakui adanya penembakan yang dilakukan tersangka Bharada Richard Eliezer alias Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

Namun, Bripka RR mengaku tak melihat Ferdy Sambo ikut menembak seperti yang dinyatakan Bharada E.

Sejumlah pihak menilai Bripka RR belum terbuka sepenuhnya mengenai kronologi kasus tersebut.

Hal ini diduga berkaitan dengan ketakutannya pada Ferdy Sambo yang sempat terlihat jelas dalam rekonstruksi kasus.

"Saya memang melihat, pada saat pertemuan pertama di rekonstruksi, kan Sambo kelihatan masih gimana gitu," tutur Erman.

"Takutnya itu masih ada."

3 tersangka kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ricky Rizal alias RR (kiri), Ferdy Sambo (tengah), dan Kuat Maruf (kanan) saat menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Ada beda pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada E.
3 tersangka kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ricky Rizal alias RR (kiri), Ferdy Sambo (tengah), dan Kuat Maruf (kanan) saat menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Ada beda pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada E. (Kolase WARTA KOTA/YULIANTO, TRIBUNNEWS/JEPRIMA, dan KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Baca juga: Tertegun Brigadir J Ditembak Mati, Bripka RR Tak Habis Pikir Ferdy Sambo Pilih TKP di Rumah Dinas

Mengetahui hal tersebut, Erman berusaha memberikan dorongan agar Bripka RR mengatasi rasa takutnya.

"Saya bilang, 'Kalau di sidang kamu gimana? Kamu berhadap-hadapan loh'," beber Erman.

Menanggapi hal itu, Aiman menyimpulkan masih ada hal yang berusaha digali oleh Erman.

Sang pengacara pun mengiyakan bahwa ia masih belum yakin benar dan membenarkan adanya fakta lain yang mungkin terbuka di pengadilan.

"Artinya sampai sekarang ini anda sebagai pengacara masih ragu dengan kesaksian Ricky Rizal, dan anda berharap nanti di pengadilan akan dibuka yang sebenar-benarnya?," tanya Aiman.

Halaman
123
Tags:
Bripka RRFerdy SamboBrigadir JPengacara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved