Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Bingung Komnas HAM Duga Putri Sambo Ikut Menembak, Pengacara Bharada E: Jangan Beratkan Klien Saya

Kuasa Hukum Bharada E, Ronny Talapessy mengkritik penuturan Komnas HAM terkait pelaku penembakan Brigadir J.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Kompastv
Ronny Talapessy selaku kuasa hukum dari Richard Eliezer alias Bharada E, Selasa (30/8/2022). Terbaru, Ronny kritik ketua Komnas HAM yang menyebutkan kronologi pembunuhan Brigadir J tak sesuai pernyataan kliennya, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Ronny Talapessy mempertanyakan perkataan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik terkait kronologi pembunugan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alia Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, Taufan membuka kemungkinan bahwa istri tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, ikut melakukan penembakan.

Hal ini justru menimbulkan kontroversi lantaran membuat keterangan klien Ronny Talapessy, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E kembali diragukan.

Baca juga: Kesaksian Serupa Bripka RR dan Bharada E, Sebut Kuat Maruf Panik dan Tegang hingga Ancam Brigadir J

Ronny mengimbau agar lembaga negara seperti Komnas HAM memberikan pernyataan yang tidak menimbulkan isu baru.

Seperti misalnya mengangkat lagi dugaan pelecehan oleh Brigadir J maupun kemungkinan Putri ikut menembak.

"Kita harus menahan diri ya, lembaga negara ini jangan memberikan statement-statement yang akhirnya menimbulkan isu-isu di publik," kata Ronny dikutip kanal YouTube tvOneNews, Minggu (11/9/2022).

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam program ROSI Kompas TV, Jumat (9/9/2022).
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam program ROSI Kompas TV, Jumat (9/9/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: LPSK Menolak, Kamaruddin Curiga Komnas HAM Terima Amplop Ferdy Sambo: Dibayar Ngomong Pelecehan

Ia mengaku kebingungan dengan pernyataan Komnas HAM yang tak sesuai dengan kesaksian Bharada E tersebut.

Ronny menegaskan bahwa kronologi versi kliennya adalah yang sebenar-benarnya terjadi.

Di mana pelaku penembakan adalah Bharada E kemudian diakhiri dengan peluru dari Ferdy Sambo.

"Saya bingung juga, dasarnya apa sehingga disampaikan seperti itu," aku Ronny.

"Tetapi kalau saya prinsipnya adalah ketika mendampingi klien saya kita sudah juga melakukan asesmen psikolog kemudian ada disampaikan lie detector klien saya sudah apa adanya, tidak ada yang ditutup-tutupi."

Ronny kembali menegaskan bahwa Bharada E selama ini sudah benar-benar jujur dan transparan.

Hal ini dibuktikan dari asesmen dan tes yang sudah dilakukan beberapa kali.

"Menurut saya, kalau yang disampaikan sama lembaga negara lain, tolonglah diklarifikasi jangan sampai menimbulkan isu-isu yang memberatkan klien saya," beber Ronny.

Baca juga: 10 Kesaksian Baru Bripka RR, Putuskan Tak Ikuti Skenario Ferdy Sambo Berkat Pesan dari Orangtua

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 04.38:

Halaman
123
Tags:
Polisi Tembak PolisiBrigadir JBharada EKomnas HAMPutri CandrawathiFerdy SamboRonny Talapessy
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved