Polisi Tembak Polisi
Sempat Emosional, Bharada E Jengkel Tersangka Lain Bohong saat Rekonstruksi Kasus Brigadir J
Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sempat emosional dan merasa kecewa saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di TKP.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Ia pun disebut sempat merasakan trauma hingga kini harus didampingi psikiater.
"Tentu saja secara psikologis sedikit banyak peristiwa itu mempengaruhi kondisi Bharada E sebagai pelaku penembakan," ujar Hasto.
"Apalagi menurut Bharada E dia baru pertama kali itu menembak seseorang yang kemudian meninggal dunia."
Baca juga: Sampai Gemetaran, Bharada E Disebut Trauma Kembali ke TKP Pembunuhan Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 09.47:
Ferdy Sambo Ngotot Tak Menembak Brigadir J
Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo bersikukuh tak menembak ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dilansir TribunWow.com, keterangan tersebut berlawanan dengan pengakuan tersangka Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.
Terkait hal ini ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menerangkan bahwa perbedaan ini nantinya akan diuji di pengadilan.
Baca juga: Detik-detik Brigadir J Ditembak Bharada E, Ferdy Sambo Teriak ke Yosua: Kamu Tega Sekali Sama Saya
Sebagaimana diketahui, konstruksi ulang pembunuhan Brigadir J telah dilaksanakan pada Selasa (30/8/2022).
Lima tersangka dipertemukan untuk melakukan 78 reka adegan.
Mereka adalah Ferdy Sambo sebagai otak pelaku, istrinya Putri Candrawathi, para ajudan, Bharada E dan Bripka Ricky Rizal (Bripka RR), serta ART Kuat Maruf.
Namun ada dua versi berbeda ketika detik-detik pembunuhan Brigadir J diperankan.
Kesaksian Bharada E menyebutkan bahwa Ferdy Sambo juga melepas tembakan pada korban.
Namun hal ini disangkap oleh suami Putri Candrawathi yang berkeras hanya memerintah ajudannya.
"Richard mengatakan bukan hanya dia yang nembak, tapi juga FS. Sementara yang satunya lagi (Ferdy Sambo-red), 'Enggak saya cuma menyuruh dia'," beber Taufan dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (31/8/2022).