Polisi Tembak Polisi
Penjelasan Adegan Putri Candrawathi di Ranjang Ditunggui Kuat Maruf, Sempat Panggil Ajudan 1 Per 1
Kompolnas menjelaskan reka adegan di Magelang saat Putri Candrawathi tidur di ranjang dan ditunggui Kuat Maruf.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah adegan saat rekonstruksi menimbulkan tanda tanya, satu diantaranya adalah reka ulang yang diperankan Putri Candrawathi, Selasa (20/8/2022).
Dilansir TribunWow.com, terlihat sebuah adegan di mana istri Ferdy Sambo berbaring di ranjang.
Kemudian, sopirnya, Kuat Maruf, duduk bersila di lantai menghadap sang atasan.
Baca juga: Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi Cium Pundak hingga Pakaikan Masker Ferdy Sambo
Sebagaimana diketahui, adegan tersebut memperlihatkan kejadian di rumah singgah Magelang, Jawa Tengah.
Peristiwan ini dikatakan terjadi pada Kamis (7/7/2022), sehari sebelum pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto yang turut hadir dalam rekonstruksi tersebut memberikan penjelasan.
Ternyata, ketika berada di Magelang, Putri sempat terjatuh dan ditolong oleh Kuat.
Ia kemudian dibaringkan di atas tempat tidur untuk beristirahat.
"Saat itu ditemukan bahwa ibu PC terjatuh kemudian teriak kemudian ditemui oleh pembantu rumah tangga. Kemudian pembantu rumah tangga memanggil yang namanya KM (Kuat Maruf)," terang Pudji dikutip kanal YouTube tvOneNews, Selasa (30/8/2022).
"Menghampiri di dalam kamar ternyata ibu jatuh di lantai, baru setelah itu ada pertolongan, kemudian diminta untuk istirahat di tempat tidur."

Baca juga: Pertemuan Ferdy Sambo dengan Istri, Putri Candrawathi Terlihat Menangis dan Pilih Pergi Duluan
Saat tengah berbaring, Putri menanyakan keberadaan pada ajudannya, Brigadir J, Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer.
Ia kemudian memanggil satu per satu ajudan tersebut untuk masuk ke kamar.
Namun apa saja yang dibicarakan oleh Putri dengan para ajudannya tak ikut disampaikan dalam reka adegan.
"Kemudian ibu menanyakan di mana Yosua, dan Ricky, kemudian satu per satu dipanggil masuk ke kamar itu," ujar Pudji.
"Tentang pembicaraan apa yang disampaikan itu tidak diperankan hanya diperankan perilaku-perilaku saat itu saja."