Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Alasan Jokowi Beri Perhatian Khusus pada Kasus Pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo: Ini Penting

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasannya memberi perhatian khusus pada kasus pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, 14 Juni 2022. Terbaru, Jokowi beberkan alasan mengapa begitu memperhatikan kasus pembunuhan Brigadir J yang diduga kuat dilakukan oleh Ferdy Sambo, Rabu (18/8/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, Jokowi selama ini terlihat memberikan perhatian khusus pada kasus yang melibatkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Rupanya, orang nomor satu di Indonesia tersebut memiliki alasan tersendiri hingga 4 kali memberi instruksi tegas terkait kasus ini.

Baca juga: Serahkan Kasus Pembunuhan Brigadir J ke Polri, Jokowi: Saya Sudah 4 Kali Berbicara Mengenai Ini

Alasan tersebut diungkapkan Jokowi ketika berbincang dengan jurnalis senior Karni Ilyas yang ditayangkan dalam kanal YouTube tvOneNews.

Saat itu, Karni Ilyas menyoroti perhatian Jokowi yang begitu besar pada kasus Brigadir J.

Sang Presiden bahkan menyampaikan instruksi tegas hingga secara langsung memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Jokowi, kasus yang melibatkan institusi penegak hukum ini telah menarik perhatian publik yang begitu masif.

Sehingga, ia menilai pengungkapan kasus ini merupakan hal yang penting bagi kredibilitas Polri.

"Ya karena peristiwa ini menjadi perhatian publik yang amat sangat, tinggi sekali perhatian publik terhadap peristiwa ini," kata Jokowi, Rabu (17/8/2022).

"Masyarakat memperhatikan, sehingga sejak awal saya sampaikan, usut tuntas, jangan ada yang ditutup-tutupi, buka apa adanya."

"Ini penting karena publik ingin melihat Polri bisa menyelesaikan masalah ini atau tidak, dan alhamdullilah selesai."

Foto kolase Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J sebelah (kiri), Presiden Jokowi (tengah), dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo sebelah (kanan). Pihak Istana memberikan respons dan wejangan agar Polri segera menuntaskan kasus tewasnya Brigadir J sehingga tidak berlarut-larut, Selasa (9/8/2022).
Foto kolase Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J sebelah (kiri), Presiden Jokowi (tengah), dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo sebelah (kanan). Pihak Istana memberikan respons dan wejangan agar Polri segera menuntaskan kasus tewasnya Brigadir J sehingga tidak berlarut-larut, Selasa (9/8/2022). (Tangkapan Layar Tribunnews.com)

Baca juga: Jokowi Tegaskan agar Kasus Brigadir J Diusut Tuntas: Buka Apa Adanya, Jangan Ada yang Ditutup-tutupi

Hingga hari ini, Polri telah menetapkan empat tersangka pembunuhan Brigadir j, termasuk sang atasan Ferdy Sambo.

Bahkan, suami Putri Candrawathi itu kini terancam akan dijatuhi hukuman mati karena disangkakan pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana.

Namun, masih ada beberapa hal terkait motif dan dugaan penyuapan oleh Ferdy Sambo yang masih perlu diselidiki.

"Saya kira apa yang menjadi harapan publik betul-betul dituntaskan oleh Polri, meskipun ini masih ada proses selanjutnya," beber Jokowi.

Halaman
12
Tags:
JokowiBrigadir JFerdy SamboNofriansyah Yosua Hutabarat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved