Polisi Tembak Polisi
Nasib Irjen Ferdy Sambo, Jenderal Bintang 2 yang Kini Terancam Hukuman Mati dalam Kasus Brigadir J
Tak hanya memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penembakan terhadap Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo juga terbukti merekayasa kasus.
Editor: Lailatun Niqmah
Dia juga kini telah mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Dalam kasus ini, Inspektorat Khusus (Irsus) pun telah memeriksa 25 personel Polri terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam menangani kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Rinciannya, 25 personel Polri yang diperiksa adalah seorang jenderal bintang dua, dua jenderal bintang satu, lima Kombes, tiga AKBP, dua Kompol, tujuh perwira pertama, serta bintara dan tamtama sebanyak lima personel.
Di sisi lain, Timsus juga telah menempatkan Irjen Ferdy Sambo ke tempat khusus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Dia ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tewasnya Brigadir J.
Bharada E Nangis Menyesal saat Mengaku Bunuh Brigadir J
Meskipun sempat ditutup-tutupi, kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kini semakin menemui titik terang.
Richard Eliezer alias Bharada E mulai membongkar banyak kebohongan seputar kasus yang menewaskan Brigadir J, mulai dari adanya perintah hingga keterlibatan orang lain.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, Bharada E bahkan sempat menangis dan menyesal ketika membuat pengakuan ke kuasa hukum barunya yakni Deolipa Yumara.
“Dia sudah mengakui dan dia sudah merasa bersalah itu, betul, dia nyesel itu, nangis dia itu," ungkap Deo di acara Sapa Indonesia Malam Aiman Wicaksano, Senin (8/8/2022).
“Dia merasa bersalah, menyesal, dia sampai berdoa lama sama Tuhannya."
Namun saat ini kondisi mental Bharada E justru sudah jauh lebih baik dibanding sebelumny saat ia memberikan keterangan dan kronologi palsu.
“Dia senang-senang saja, diamankan, dia baik-baik saja, dijaga kesehatannya, dia senang-senang saja, ya nyamannya, apalagi dia sudah punya Tuhan sungguh-sungguh,” ujar Deo.
Bharada E juga akhirnya mengaku ada lebih dari satu orang yang menyaksikan momen pembunuhan Brigadir J.
Dikutip TribunWow dari YouTube Kompastv, informasi ini disampaikan oleh kuasa hukum Bharada E yakni Muhammad Burhanuddin.