Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Sifatnya Spontanitas, Ini Instruksi yang Diberikan ke Bharada E terkait Kasus Penembakan Brigadir J

Kuasa hukum Bharada E menjelaskan bagaimana kliennya diberikan sebuah perintah dalam kasus penembakan Brigadir J.

Tayang:
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
youtube kompastv
Penasihat Hukum Bharada Richard Eliezer alias E yakni Muhamamad Burhanuddin dalam acara Sapa Malam Indonesia Kompastv bersama Aiman, Minggu (7/8/2022). Burhan menceritakan soal kronologi terbaru dari Bharada E. 

Sebagaimana diketahui, Brigadir J dituding melakukan pelecehan pada istri Ferdy Sambo, PC.

Saat kejadian, PC dikabarkan berteriak hingga didengar oleh Bharada E dari lantai atas.

"Tiba-tiba ia mendengarkan suara teriakan dari Ibu PC, ini versi dia ya," terang Taufan.

"Kemudian setelah dia mendengar itu, apalagi ada teriakan menyebut namanya, dia turun dari tangga lantai dua itu ke bawah."

Foto bersama Irjen Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propam Polri, bersama para ajudannya, tampak Brigadir J dan Bharada E dalam foto tersebut.
Foto bersama Irjen Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propam Polri, bersama para ajudannya, tampak Brigadir J dan Bharada E dalam foto tersebut. (Istimewa/Facebook/Roslin Emika)

Baca juga: Ragukan Penembak Brigadir J adalah Bharada E, Kuasa Hukum: Ajaib, Kena 4 Kali Menghasilkan 7 Lubang

Terkejut oleh teriakan itu, Bharada E segera menghampiri kemudian melihat Brigadir J dan berteriak meminta keterangan.

Namun, Brigadir J justru mengarahkan senjata kepadanya dan memuntahkan peluru dari bawah.

"Dia lihat saudara Yosua (Brigadir J), kemudian dia bertanya dengan suara yang lebih kuat, 'Ada apa ini?," tutur Taufan.

"Kemudian dia menyaksikan saudara Yosua ini mengarahkan senjata ke dia dan menembak."

"Setelah beberapa tembakan itu dia mundur ke belakang, dia mengambil senjatanya, mengokang kemudian membalas tembakan itu."

Dilaporkan bahwa Bharada E menembak menggunakan senjata glock-17 yang berisi lima peluru.

Meski oleh pengacara keluarga, Kamaruddin Simanjuntak, dibeberkan di tubuh Brigadir J terdapat tujuh lubang bekas peluru.

Adapun setelah Brigadir J terjatuh, Bharada E mendekat dan kembali menembakkan dua peluru.

"Menurut dia kena tembakannya, setelah itu masih adu tembak lagi sampai kemudian saudara Yosua ini tersungkur," ujar Taufan.

"Dia datang lebih dekat, kira-kira jarak dua meter, setelah itu dia menembak dua kali lagi untuk memastikan, katanya, bahwa orang yang menyerang dia ini betul-betul bisa dilumpuhkan."(TribunWow.com/Anung/Via)

Berita lain terkait

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Tags:
Polisi Tembak PolisiIrjen Ferdy SamboBrigadir JBharada EKasus Pembunuhan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved