Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pengeboman PLTN Terbesar Eropa di Ukraina, PBB Turun Tangan Beri Peringatan: Risiko Bencana Nuklir

Badan pengawas nuklir PBB mewanti-wanti aksi militer di PLTN Zaporizhzhia Ukraina bisa sebabkan bencana besar.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Capture YouTube BBC
Pengeboman yang dilakukan Rusia terhadap PLTN Zaporizhzhia, Energodar, bagian tenggara Ukraina, Kamis (3/3/2022) malam. Terbaru, PLTN Zaporizhzhia kembali menjadi sasaran serangan Rusia. 

Kyiv menuduh pasukan Rusia menyimpan senjata berat di pabrik tersebut, yang mereka sita pada bulan Maret dan terus diduduki.

Moskow, pada gilirannya, menuduh pasukan Ukraina sengaja menargetkan PLTN tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidato malamnya pada hari Sabtu, sekali lagi menuduh Moskow melakukan terorisme.

"Teroris Rusia menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan pembangkit listrik untuk teror," tuding Zelensky.

Diplomat Uni Eropa Josep Borrell mengkritik keras Rusia atas kegiatan militer di sekitar PLTN tersebut.

Ia mengutuk serangan itu dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius dan tidak bertanggung jawab terhadap aturan keselamatan nuklir.

Uni Eropa menilai kejadian ini adalah contoh lain dari pengabaian Rusia terhadap norma-norma internasional.

"Uni Eropa mengutuk kegiatan militer Rusia di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia,” kata Josep Borrell, kepala urusan luar negeri Uni Eropa.

"Ini adalah pelanggaran serius dan tidak bertanggung jawab terhadap aturan keselamatan nuklir dan contoh lain dari pengabaian Rusia terhadap norma-norma internasional."

Baca juga: Tentara Rusia Sakit Diduga Kena Radiasi Nuklir Chernobyl, sempat Masuki Zona Terlarang

Efek Radiasi Nuklir jika PLTN Zaporizhzhia Ukraina Diledakkan Rusia

Pihak Rusia berhasil menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia milik Ukraina.

Penyerangan dilakukan sejak Kamis (3/3/2022) malam, disertai sejumlah tembakan misil dari tank lapis baja Rusia.

Dikhawatirkan insiden ini akan mengulang kembali bencana Chernobyl yang terjadi tahun 1986.

Kondisi PLTN Zaporizhzhia di Ukraina sebelum dibombardir tentara Rusia. Ini merupakan PLTN terbesar di Eropa dengan 6 reaktor nuklir yang mampu menghasilkan energi listrik 40-42 miliar kWh.
Kondisi PLTN Zaporizhzhia di Ukraina sebelum dibombardir tentara Rusia. Ini merupakan PLTN terbesar di Eropa dengan 6 reaktor nuklir yang mampu menghasilkan energi listrik 40-42 miliar kWh. (The Verge)

Baca juga: Geger Kabar Rusia akan Invasi Moldova setelah Ukraina, Putin Ingin Bangun Kembali Uni Soviet?

Dilansir The Guardian, Jumat (4/3/2022), PLTN Zaporizhzhia, dibangun antara tahun 1984 hingga 1995.

PLTN ini merupakan pembangkit nuklir terbesar di Eropa dan terbesar kesembilan di dunia.

Halaman 2/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaPBBNuklirVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved