Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo Ternyata Bukan Ditangkap atau Dijadikan Tersangka, Berikut Keterangan Polisi

Pihak kepolisian menerangkan tujuan penjemputan Irjen Ferdy Sambo ke Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022).

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Tangkapan Layar YouTube Kompas.com
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo menerangkan penjemputan Irjen Ferdy Sambo ke Mako Brimob, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (6/8/2022) sore. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian menerangkan alasan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, tak seperti Bharada Eliezer alias Bharada E, Irjen Ferdy Sambo rupanya bukan ditangkap atau ditersangkakan.

Irjen Ferdy Sambo rupanya hanya dibawa ke ruang yang telah dipersiapkan secara khusus untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: 3 Sosok Jenderal Polri Dicopot Selain Ferdy Sambo, Diduga Tak Profesional Tangani Kasus Birgadir J

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo pada Sabtu (6/8/2022) malam.

Ia menegaskan bahwa Ferdy Sambo sedang diperiksa terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh Inspektur Khusus (Irsus).

"Dalam konteks pemeriksaan," kata Dedi dikutip dari kanal YouTube Kompas.com, Minggu (7/8/2022).

Ia menekankan bahwa Irsus berbeda dengan Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri yang menyelidiki kasus tewasnya Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Irsus menyelidiki indikasi pelanggaran kode etik terkait penanganan TKP pembunuhan Brigadir J.

Sementara Timsus melakukan pembuktian terhadap pihak-pihak yang mungkin terlibat pelanggaran pidana tersebut.

Sehingga, Dedi pun membenarkan bahwa Ferdy Sambo saat ini bukan ditangkap ataupun dijadikan tersangka.

"Iya betul, jadi tidak benar ada itu (penangkapan Ferdy Sambo)," tegas Dedi.

Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo akan diminta keterangan oleh tim khusus bentukan Kapolri terkait kasus kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo akan diminta keterangan oleh tim khusus bentukan Kapolri terkait kasus kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Tak Cukup dengan Ucapan Duka, Keluarga Brigadir J Minta Ferdy Sambo dan Istri ke Jambi Lakukan Ini

Lebih lanjut, Dedi menerangkan tugas Irsus yang juga memeriksa 25 polisi diduga melanggar profesionalitas dalam kasus tersebut.

Adapun pemeriksaan dan penahanan sementara ini akan menjadi awal untuk memangkas pengaruh Ferdy Sambo agar penyidikan dapat berlangsung dengan cepat dan efektif.

"Inspektur Khusus itu memeriksa pelanggaran-pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh 25 orang yang disebut Bapak Kapolri," ujar Dedi.

"Agar proses ini betul-betul berjalan secara independen, kemudian secara akuntabel, dan prosesnya harus cepat, ini sesuai dengan perintah bapak Kapolri."

Dedi kembali menekankan bahwa pihaknya tetap berfokus pada penyidikan tindak pidana oleh Timsus yang tetap diselidiki seiring dengan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik.

"Kita lebih fokus ke Timsus, karena Timsus ini pro justitia, apa yang dilakukan semuanya memiliki pertanggung jawaban keadilan," pungkasnya.

Baca juga: Akui Ferdy Sambo Ditahan, Mahfud MD: Pelanggaran Etik dan Pelanggaran Pidana Sama-sama Jalan

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 03.30:

Kapolri Copot Irjen Sambo dan 8 Anak Buahnya

Sebuah langkah besar diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Per Kamis (4/8/022), Kapolri diketahui telah mencopot 10 perwira Polri sebagai buntut dari pengusutan kasus penembakan Brigadir J.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews, dari 10 perwira tersebut, satu di antaranya adalah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sedangkan delapan dari mereka merupakan anak buah Irjen Sambo yang berasal dari Div Propam Polri.

Baca juga: Kapolri Jawab Kecurigaan Publik soal CCTV di Kasus Brigadir J, 3 Brigjen hingga 5 Kombes Diperiksa

10 perwira yang dicopot oleh Kapolri tersebut kini ditempatkan di Yanma Polri.

Pencopotan dilakukan berdasarkan surat telegram dengan ST Nomor 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

"Malam hari ini saya keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan baik," kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Para perwira yang kini dipindahkan ke Yanma Porli akan diperiksa oleh inspektorat khusus (Irsus).

Berikut 10 perwira yang telah dicopot oleh Kapolri.

1. Irjen Pol Ferdy Sambo Kadiv Propam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

2. Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

3. Brigjen Pol Benny Ali SH SIK, Karo Provos DivPropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

4. Kombes Pol Denny Setia Nugraha Nasution SIK, Sesro Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

5. Kombes Pol Agus Nur Patria SIK, Kaden A Ropaminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

6. AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH, Wakil Kepala Detasemen B Ropaminal Propam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

7. Kompol Paiquni Wibowo, jabatan PS. Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowatprof DivPropam Polri dimutasi sebagai pamen Yanma Polri

8. Kompol Chuck Putranto, PS Kasubag Audit Rowatprof DivPropam Polri dimutasi Pamen Yanma Polri

9. AKBP Ridwan Rheky Nellson Sublanit, SH SIK Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel sebagai Pamen Yanma Polri.

10. AKP Rifaizal Samual sebagai Kanit I Satreskrim Polres Metro Jaksel Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri.

Sosok Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan. Terbaru, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri
Sosok Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan. Terbaru, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri (YouTube Divisi Humas Polri via Tribunnews.com)

Baca juga: Ungkit Kondisi Jenazah Brigadir J, Keluarga Ragu Hanya Ada 1 Tersangka: Mohon Penyidik Lebih Teliti

Sebelumnya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ada 25 personil Polri dari beragam pangkat diperiksa terkait kasus Brigadir J.

Dikutip TribunWow.com, dalam konferensi pers Kamis (4/8/2022), Kapolri menjelaskan bahwa 25 personil polisi tersebut diperiksa oleh tim Inspektorat khusus (Irsus) yang dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Pemeriksaan dilakukan terkait tidak profesionalnya para personil dalam menangani TKP kasus Brigadir J sehingga menimbulkan hambatan dalam pengusutan kasus.

"Karena ini juga menjadi penting bagi masyarakat yang beberapa waktu lalu mungkin menanyakan masalah terkait dengan CCTV rusak, yang tentunya ini juga menjadi hal-hal yang harus kita jelaskan," ujar Listyo.

Berikut 25 personil Polri yang diperiksa:

3 Brigadir Jenderal (Brigjen)

5 Komisaris Besar (Kombes)

3 AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi)

2 Komisaris Polisi (Kompol)

7 perwira pertama (pama)

5 bintara dan tamtama.

25 personil tersebut berasal dari kesatuan DivPropam, Polres, Polda, dan ada beberapa dari Bareskrim.

Ke-25 personil polisi ini kini tengah diperiksa terkait pelanggaran kode etik.

"Tentunya apabila ditemukan adanya proses pidana, kita juga akan memproses pidana yang dimaksud," tegas Listyo.

"Harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yosua, ke depan akan berjalan dengan baik."

"Dan saya yakin timsus akan bekerja keras, dan kemudian menjelaskan kepada masyrakat dan membuat terang tentang peristiwa yang terjadi," sambungnya. (TribunWow.com/Via/Anung)

Berita lain terkait

Tags:
Polisi Tembak PolisiBrigadir JBharada EIrjen Ferdy Sambo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved