Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Ungkit Kondisi Jenazah Brigadir J, Keluarga Ragu Hanya Ada 1 Tersangka: Mohon Penyidik Lebih Teliti

Keluarga Brigadir J tak meyakini tersangka kasus penembakan hanya Bharada E saja.

Kolase Tribunnews/Irwan Rismawan dan youtube kompastv
Rosin (kiri) selaku Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J meyakini masih ada tersangka lain selain Bharada E yang bernama lengkap Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. 

TRIBUNWOW.COM - Bharada Richard Eliezer alias E telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian pada Rabu (3/8/2022).

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang terjadi di rumah singgah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo pada awal Juli lalu.

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Kompastv, pihak keluarga menyambut baik ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka.

Baca juga: Reaksi Pihak Brigadir J soal Irjen Sambo Minta Maaf atas Kasus Penembakan: Ini Mahal Sekali

Bersyukur kini telah ada satu tersangka, keluarga Brigadir J tetap meyakini Bharada E bukanlah satu-satunya tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J.

"Tapi kami memohon untuk penyidik untuk lebih teliti lagi karena kami masih tidak yakin hanya 1 pelakunya," ujar Roslin selaku bibi Brigadir J.

"Melihat dari tubuh anak kami yang kita tunggu autopsi keduanya ini nanti transparan."

"Kami yakin enggak 1 orang pelakunya," tegas Roslin.

Roslin kini meminta agar penyidik sungguh-sungguh mengusut kasus secara transparan.

Pemumuman status Bharada E tersebut disampaikan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, saat konferensi pers.

Dikatakan bahwa tim khusus menetapkan hal tersebut setelah mempertimbangkan seluruh substansi dalam kasus ini.

Brigadir E disangkakan dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Ia juga dikaitkan dengan pasal 55 dan 56 KUHP tentang perbantuan tindak kejahatan.

"Dari hasil penyelidikan tersebut, pada malam ini, penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka," kata Andi Rian dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (4/8/2022).

"Dengan sangkaan pasal 338 KUHP juncto pasal 55 dan 56 KUHP."

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved