Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Kuasa Hukum Yakin Sekelas Polsek Sebenarnya Mampu Usut Kasus Brigadir J Hanya dalam Setengah Hari

Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan mengapa kasus Brigadir J begitu sulit terungkap.

Kolase youtube kompastv dan YouTube Refly Harun
Kuasa hukum Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak membahas bukti bahwa kliennya merupakan orang kesayangan keluarga Irjen Sambo. 

Dokter dari pihak keluarga mengonfirmasi adanya empat luka tembak di jenazah Brigadir J:

- Luka tembak kepala tembus ke hidung.

- Luka tembak di leher tembus ke bibir.

- Luka tembak di dada tembus ke belakang punggung dan tangan kanan.

Kemudian selain luka tembak, dokter perwakilan keluarga Brigadir J mengaku menemukan luka di bagian pundak, kaki kiri dan kanan, kemudian jari manis dan jari kelingking, tangan kiri patah dan di bagian tubuh lainnya.

"Ada banyak luka selain tembakan. Ini berdasarkan laporan dua orang perwakilan keluarga yang memiliki latar belakang medis," kata Kamaruddin, Kamis (28/7/2022).

Di sisi lain, berdasarkan versi pimpinan tim autopsi ulang Brigadir J, ditemukan adanya tanda-tanda pembusukan dalam jasad Brigadir J.

"Autopsi hari ini memang sesuai dengan apa yang kita perkirakan sebelumnya, bahwa autopsi pasti memiliki beberapa kesulitan," ujar Ketua PDFI (Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia) dr Ade Firmansyah yang memimpin autopsi ulang Brigadir J.

Momen pertama kali keluarga menerima jenazah Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Momen pertama kali keluarga menerima jenazah Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. (youtube kompastv)

"Pertama jenazah sudah di formalin dan sudah mengalami beberapa derajat pembusukan yang sudah kita antisipasi memang akan terjadi," ungkapnya.

Dokter Ade juga menyampaikan ditemukan adanya luka berbentuk garis menyerupai huruf I yang dimulai dari dagu hingga kemaluan.

Luka tersebut menurut dokter Ade adalah bekas sayatan jenazah pasca autopsi pertama.

"Itu standar teknik operasi yang biasa dilakukan," terangnya.

Upacara kedinasan saat pemakaman kembali jenazah Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J seusai autopsi ulang, Rabu (27/7/2022).
Upacara kedinasan saat pemakaman kembali jenazah Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J seusai autopsi ulang, Rabu (27/7/2022). (Capture YouTube KOMPASTV)

Dokter Ade mengaku juga mengamati bagian tubuh yang dilihat oleh pihak keluarga secara kasat mata.

Kemudian ada beberapa luka lain yang masih harus didalami.

"Kami cukup yakin beberapa tempat itu sebagai luka, ada beberapa tempat yang memang kami masih duga adanya luka tapi harus kami konfirmasi melalui pemeriksaan mikroskopik," jelas dokter Ade.

"Setelah melakukan pemeriksaan, semua sampel telah kami kumpulkan dan akan kami bawa ke Jakarta untuk kita periksa secara mikroskopik di laboratorium patologi dan anatomi RSCM," jelasnya.

Dokter Ade juga menegaskan pentingnya memastikan apakah luka terjadi sesudah atau sebelum kematian.(TribunWow.com/Anung/Via)

Sebagian artikel ini diolah dari Tribunnews.com dengan judul "Menko Polhukam Mahfud MD Tegaskan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Perlu Dibuka Ke Publik", dan "Mahfud MD: Kita Lindungi Hak-hak Yosua dan Keluarga, Pak Sambo dan Keluarga, Juga Polri"

Berita lain terkait

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved