Polisi Tembak Polisi
Bahas Kasus Brigadir J, Saor Siagian Temui Mahfud MD: Risikonya Wibawa Polisi Mulai Turun
Pencetus Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian temui Menkopolhukam Mahfud MD bahas kasus Brigadir J.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pencetus Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian, bertemu dengan Menkopolhukam Mahfud MD.
Dilansir TribunWow.com, pertemuan itu khusus membahas kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang kini jadi sorotan.
Pasalnya, kasus kematian ajudan polisi di rumah atasannya, Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo ini diduga melibatkan sejumlah aparat.
Baca juga: Didatangi Kompolnas hingga ke Jambi, Ayah Brigadir J Diminta Cerita soal Arogansi Polisi
Adapun hingga kini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus.
Selain itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga sudah diturunkan untuk menyelidiki kasus ini.
Karenanya, Saor Siagian dan rombongan advokat TAMPAK mendatangi Mahfud MD selaku ketua Kompolnas.
Saor Siagian yang telah melaporkan Ferdy Sambo, berharap agar Kompolnas bisa berkerja secara objektif dengan dorongan Menkopolhukam.
"Beliau sebagai ketua Kompolnas, jadi dia mendorong betul, Kompolnas harus berani, mana yang benar katakan benar, tidak katakan tidak," terang Saor Siagian dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin (25/7/2022).
Ia pun menyinggung permintaan Presiden Joko Widodo yang menuntut kasus ini dibuka secara terang benderang.
"Jadi itu terus tadi didorong betul, sehingga benar-benar ini apa yang dikatakan oleh Presiden supaya terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi."

Baca juga: Tanggapan Mahfud MD soal Kasus Penembakan Brigadir J: Tidak Bisa Dibiarkan Mengalir Begitu Saja
Saor Siagian menyebutkan bahwa Mahfud MD tak memberi batasan waktu bagi penyelesaian kasus.
Hanya saja, TAMPAK menilai bahwa keterlambatan mengungkap kasus ini akan berdampak pada citra Polri.
"Secara spesifik memang beliau berharap cuma tidak diberi tenggat waktu," beber Saor Siagian.
"Karena begini, kalau tidak disegerakan, ini risikonya wibawa kepolisian terus tergerus, karena sudah mulai turun."
"Sudah mulai turun kepercayaan di mana tadinya surveinya bagus, sudah mulai turun."
Baca juga: Sempat Diminta Polri Tak Berspekulasi soal Luka, Pengacara Brigadir J Kini Diminta Percaya Polisi