Konflik Rusia Vs Ukraina
Kompak Bantah Rumor Putin Sakit Keras, Ini Penjelasan Versi Pemerintah Rusia dan CIA
Baik pemerintah Rusia dan Amerika Serikat (AS) sama-sama membantah kabar Presiden Vladimir Putin menderita sakit keras sejak pecahnya konflik Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Rusia dan Amerika Serikat (AS) diketahui memiliki jawaban yang sama terkait kondisi kesehatan Presiden Vladimir Putin.
Rusia dan Badan Intelijen AS yakni CIA sama-samam membantah rumor yang mengatakan bahwa Vladimir Putin saat ini menderita kanker hingga penyakit keras lainnya.
Dikutip TribunWow.com dari themoscowtimes.com, dari pemerintah Rusia, bantahan disampaikan oleh Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Baca juga: VIDEO Rusia Tak Lagi Khawatirkan soal Pengiriman Pasokan Gas Lewat Aliran Pipa Nord Stream 1
"Spesialis informasi Ukraina, Amerika, dan Inggris telah melempar beragam kebohongan tentang kondisi kesehatan Putin beberapa bulan ini," sindir Peskov.
Putin sendiri sempat terlihat batuk saat menghadiri sebuah forum pada Rabu (20/7/2022).
Namun Putin menjelaskan bahwa dirinya pada saat itu memang mengalami demam karena duduk di bawah AC yang berhembus kencang saat berkunjung ke Tehran, Iran.
Di sisi lain, Kepala Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) alias CIA yakni William Burns membantah rumor tentang Putin yang sedang menderita sakit keras.
"Sejauh yang kami tahu dia mungkin terlalu sehat," kata Burns.
Baca juga: Kondisi Bocah 7 Tahun di Ukraina yang Jadi Korban Misil Rusia, Alami Luka Bakar hingga 45 Persen
Burns yang merupakan mantan duta besar AS untuk Rusia telah berurusan dengan Putin selama lebih dari 20 tahun.
Menurut pengamatan Burns, Putin ingin mengembalikan kejayaan Rusia sebagai negara super power dan menguasai Ukraina termasuk dari rencana.
Burns menyampaikan, Rusia akan terus memerangi Ukraina dengan harapan negara-negara barat akan berhenti membantu Kiev/Kyiv.
Baca juga: Rusia akan Perluas Target Wilayah Perang di Ukraina, AS Langsung Kirim Lebih Banyak Senjata ke Kyiv
Namun Putin disebut telah salah menyusun rencana, gagal menguasai Kiev dengan cepat.
Sebelumnya diberitakan, ssu kesehatan Putin kembali jadi sorotan setelah penampilannya di televisi Rusia.
Dilansir TribunWow.com, wajah Putin terlihat membengkak dikabarkan sebagai efek karena sedang menjalani perawatan kanker.
Seperti dilaporkan The Sun, (4/7/2022), Putin yang tampaknya kelelahan berjuang untuk tetap membuka matanya selama pertemuan darurat dengan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.
Baca juga: Ucapkan Terima Kasih, Putin Minta Pasukan Rusia di Timur Ukraina untuk Beristirahat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2ng-saat-mengunjungi-iran-19-juli-2022.jpg)