Konflik Rusia Vs Ukraina
Ucapkan Terima Kasih, Putin Minta Pasukan Rusia di Timur Ukraina untuk Beristirahat
Ucapan terima kasih disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin kepada pasukan militernya yang berada di wilayah timur Ukraina, Donbas.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan terima kasih kepada pasukan militernya atas prestasi mereka telah berhasil merebut/memerdekakan daerah timur Ukraina yakni Donbas.
Selain ucapan terima kasih, Putin juga meminta agar pasukan mliter Rusia yang terlibat dalam operasi di Luhansk untuk beristirahat.
Dikutip TribunWow.com dari BBC, pesan ini disampaikan oleh Putin melalui Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.
Baca juga: Ukraina Tuduh Media Prancis Ikut-ikutan Sebar Propaganda Rusia Gara-gara Cuitan Ini
Putin diketahui memberikan penghargaan pahlawan Rusia kepada dua jenderal seusai Rusia berhasil menguasai daerah Luhansk sepenuhnya.
Pasukan militer Rusia diketahui telah berhasil menguasai wilayah Lysychansk per Minggu (3/7/2022).
Mundurnya tentara Ukraina dari Lysychansk juga telah dikonfirmasi langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, detail mundurnya pasukan Ukraina dari Lysychansk dijelaskan langsung oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Dijelaskan bahwa angkatan bersenjata Ukraina dipaksa untuk mundur dari posisi mereka setelah melakukan pertempuran melawan Rusia.
Diterangkan juga bahwa pasukan militer Rusia unggul dalam artileri, serangan udara, dan sistem peluncur roket.
"Melanjutkan bertahan mempertahankan kota akan mengakibatkan konsekuensi fatal," tegas Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
"Untuk menyelamatkan nyawa prajurit Ukraina, diputuskan untuk pergi."
Dilansir TribunWow.com, Lysychansk merupakan kota terakhir di provinsi Luhansk yang masih dikuasai Ukraina setelah jatuhnya Severodonetsk.
Baca juga: Ungkit Sikap Putin, AS Sebut Belum Waktunya Rusia-Ukraina Lakukan Negosiasi Damai
Namun, meski Rusia kini menguasai seluruh Luhanks, Ukraina menyatakan akan kembali merebut kota tersebut.
Seperti dilaporkan DW, Minggu (3/7/2022), dalam pidato video malamnya, Zelensky bersumpah untuk memulihkan kendali atas daerah itu.
Ia merasa yakin berkat prospek persenjataan baru yang lebih baik setelah mendapat bantuan militer dari Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2hari-kemenangan-di-saint-petersburg-9-mei-2022.jpg)