Konflik Rusia Vs Ukraina
Kompak Bantah Rumor Putin Sakit Keras, Ini Penjelasan Versi Pemerintah Rusia dan CIA
Baik pemerintah Rusia dan Amerika Serikat (AS) sama-sama membantah kabar Presiden Vladimir Putin menderita sakit keras sejak pecahnya konflik Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Ia terlihat merosot dan bermata merah dalam rekaman yang secara misterius terpotong saat ia tampak tertidur.
Putin (69), membungkuk di atas mejanya saat dia dengan tidak antusias memberi selamat kepada pasukannya atas 'pembebasan' wilayah Luhansk, Ukraina timur.
Duduk dalam pertemuan yang disiarkan televisi, Putin yang lelah memberi tahu pasukannya yang berperang untuk beristirahat dan mengembangkan kemampuan tempur mereka.
Pemimpin Rusia yang dikabarkan menderita Parkinson atau kanker stadium akhir, terhuyung-huyung dalam pidatonya dan tampak hampir tertidur.
"Unit militer lainnya, termasuk kelompok Timur dan kelompok Barat, harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya," kata Putin dengan suara serak.
Laporan tentang kondisi Putin yang menurun terus berlanjut setelah pemimpin itu terlihat tidak sehat di sebuah pertemuan publik dan difoto dengan seorang dokter kanker tiroid.
Pada bulan April, Putin bersulang sambil memegang lilin di dekat altar pada misa tengah malam untuk Paskah Ortodoks.
Dia difilmkan terlihat cemas dan menggigit bibirnya dan tampak gelisah.
Baca juga: Respons Rusia saat Isu Putin Sakit Parah Mencuat, Disebut Kena Kanker hingga Umurnya Tinggal 3 Tahun
Sementara itu, seorang kepala mata-mata AS mengklaim Putin menerima perawatan lanjutan untuk kanker.
Para pejabat tinggi dilaporkan mengatakan para pembantu di dalam Kremlin merasakan bahwa akhir sudah dekat bagi pemimpin Rusia itu.
Tiga kepala mata-mata AS, yang membaca laporan intelijen terbaru tentang kesehatan Putin pada akhir Mei, mengatakan ada kekhawatiran Putin semakin paranoid tentang kekuasaannya.
"Cengkeraman Putin kuat tetapi tidak lagi mutlak," ujar seorang sumber.
"Perebutan di dalam Kremlin tidak pernah lebih intens selama pemerintahannya, semua orang merasakan bahwa akhir sudah dekat."
Putin Diisukan Idap Kanker Ganas
Sementara kewarasannya dipertanyakan akibat keputusan menyerang Ukraina, kesehatan fisik Presiden Rusia Vladimir Putin turut menjadi perdebatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2ng-saat-mengunjungi-iran-19-juli-2022.jpg)