Konflik Rusia Vs Ukraina
PM Inggris Disindir Menterinya karena Berandai Putin Jadi Wanita: Tidak Membantu
Menlu Inggris buka suara soal pernyataan PM Inggris Boris Johnson yang mengandaikan Putin jadi seorang wanita.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Belum lama ini Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melontarkan sebuah ledekan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
Berandai Putin terlahir sebagai seorang wanita, Boris meyakini tidak akan ada konflik antara Rusia dan Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, ledekan Boris kepada Putin ini ternyata menuai kritikan dari menterinya sendiri.
Baca juga: AS Ikut Konflik Ukraina-Rusia, Biden Panen Kritik Disindir Trump hingga Diminta Fokus Urus Utang
Boris dikritik oleh Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss.
Truss menyebut pernyataan yang disampaikan Boris sama sekali tidak membantu Ukraina dalam menghadapi Rusia.
"Apa yang harus kita pastikan adalah kita menyuplai masyarakat Ukraina dengan seluruh perlengkapan, dukungan politik yang mereka perlukan untuk memenangkan perang," kata Truss.
"Saya pikir wanita dan pria keduanya sama-sama memiliki kapabilitas untuk melakukan hal buruk," kata Truss.
Dikutip TribunWow.com dari skynews, pernyataan Boris tentang Putin jadi wanita sebelumnya disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Jerman, Selasa (28/6/2022).
"Jika dia (Putin) perempuan, saya benar-benar berpikir dia tidak akan memulai perang invasi dan kekerasan yang gila sebagaimana yang ia (Putin) lakukan saat ini," kata Boris.
Menurut Boris apa yang dilakukan oleh Putin di Ukraina adalah bentuk menunjukkan kejantanannya.
Kemudian Boris mengusulkan agar lebih banyak wanita memegang posisi dan peran penting di dalam tubuh pemerintahan.
Sebelumnya, momen menarik sempat terjadi saat para pimpinan negara anggota G7 berkumpul di Jerman pada Minggu (26/6/2022).
Saat duduk bersama di sebuah meja bundar, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melontarkan sebuah candaan yang membuat para pimpinan negara lain tertawa.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, candaan Boris tersebut diketahui merupakan ledekan yang ditujukan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
Boris kala itu tiba-tiba mengajak agar para pimpinan negara G7 untuk mencopot pakaian mereka.