Konflik Rusia Vs Ukraina
Mundur dari Lysychansk karena Serangan Rusia, Ini Pengakuan Pasukan Militer Ukraina
Pasukan militer Ukraina menjelaskan alasan menarik mundur pasukannya dari Lysychansk.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pasukan militer Rusia diketahui telah berhasil menguasai wilayah Lysychansk per Minggu (3/7/2022).
Mundurnya tentara Ukraina dari Lysychansk juga telah dikonfirmasi langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, detail mundurnya pasukan Ukraina dari Lysychansk dijelaskan langsung oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Baca juga: Dihargai Rp 200 Juta, Bantuan Senjata ke Ukraina Dijual di Darknet, dari Drone hingga Anti-Tank
Dijelaskan bahwa angkatan bersenjata Ukraina dipaksa untuk mundur dari posisi mereka setelah melakukan pertempuran melawan Rusia.
Diterangkan juga bahwa pasukan militer Rusia unggul dalam artileri, serangan udara, dan sistem peluncur roket.
"Melanjutkan bertahan mempertahankan kota akan mengakibatkan konsekuensi fatal," tegas Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
"Untuk menyelamatkan nyawa prajurit Ukraina, diputuskan untuk pergi."
Dilansir TribunWow.com, Lysychansk merupakan kota terakhir di provinsi Luhansk yang masih dikuasai Ukraina setelah jatuhnya Severodonetsk.
Baca juga: Ungkit Sikap Putin, AS Sebut Belum Waktunya Rusia-Ukraina Lakukan Negosiasi Damai
Namun, meski Rusia kini menguasai seluruh Luhanks, Ukraina menyatakan akan kembali merebut kota tersebut.
Seperti dilaporkan DW, Minggu (3/7/2022), dalam pidato video malamnya, Zelensky bersumpah untuk memulihkan kendali atas daerah itu.
Ia merasa yakin berkat prospek persenjataan baru yang lebih baik setelah mendapat bantuan militer dari Barat.
"Jika komandan tentara kita menarik orang dari titik-titik tertentu di depan, di mana musuh memiliki keuntungan terbesar dalam kekuatan tembakan, dan ini juga berlaku untuk Lysychansk, itu hanya berarti satu hal," kata Zelensky.
"Bahwa kami akan kembali berkat taktik kami, berkat peningkatan pasokan senjata modern."
Moskow mengatakan Minggu pagi bahwa Luhansk sekarang berada di bawah kendali Rusia setelah perebutan Lysychansk.
Pasukan Rusia sekarang dapat berkonsentrasi di wilayah tetangga Donetsk, di mana Kyiv masih menguasai sebagian besar wilayah.
Baca juga: Zelensky Umumkan Serangan Dahsyat Rusia, Bocah 10 Tahun Jadi Korban hingga Lysychanks Dikuasai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2-minggu-37202.jpg)