Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kepergok Drone Rusia saat Misi Pengintaian, Relawan Inggris Ungkap Detik-detik Dihujani Mortir

Tentara Inggris di Ukraina masih ingat bagaimana dirinya terluka parah seusai kepergok drone Rusia saat melakukan misi pengintaian.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Go Fund Me
Tentara sukarelawan asal Inggris Josh Griffiths (30) mengalami luka berat seusai diserang oleh pasukan Rusia ketika melakukan misi pengintaian untuk Ukraina. 

Badan Intelijen dan Keamanan Umum Belanda (AIVD) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pria, yang mamakai nama alias Viktor Muller Ferreira, dijemput di bandara Belanda.

Dia dinyatakan sebagai orang asing yang tidak diinginkan dan ditempatkan pada penerbangan berikutnya kembali ke Brasil.

Namun kemudian, polisi federal Brasil mengatakan Cherkasov ditahan dan diadili karena penggunaan dokumen palsu.

"Ini jelas menunjukkan kepada kita apa yang sedang dilakukan Rusia, mencoba mendapatkan akses ilegal ke informasi di dalam ICC. Kami mengklasifikasikan ini sebagai ancaman tingkat tinggi," tambah Akerboom yang mengatakan ICC telah menerima pria tersebut untuk magang.

Tidak ada komentar langsung tentang kasus ini dari pemerintah Rusia atau ICC.

Badan Belanda itu mengatakan telah mengambil langkah yang tidak biasa dengan merilis informasi rinci tentang kasus tersebut untuk mengungkap cara kerja intelijen Rusia dan ancaman terhadap lembaga internasional lainnya.

Dibagikan dokumen empat halaman yang berisi riwayat hidup Cherkasov yang dinilai palsu.

Itu termasuk riwayat keluarga yang bermasalah dan detail dari klub tempat dia suka mendengarkan musik trance elektronik dan restoran favoritnya di Brasilia tempat dia makan sup kacang coklat murah.

"Cherkasov menggunakan identitas sampul yang dibangun dengan baik di mana dia menyembunyikan semua hubungannya dengan Rusia pada umumnya, dan GRU pada khususnya,” bunyi pernyataan itu.

Polisi Brasil mengatakan Cherkasov memasuki Brasil pada 2010 dan menggunakan identitas palsu sebagai warga Brasil yang orang tuanya telah meninggal.

Lulus dari Brasil, ia tinggal di Irlandia dan Amerika Serikat selama beberapa tahun, dan kembali ke Brasil untuk mempersiapkan kepindahannya ke Belanda.

Baca juga: Sedang Berkumpul untuk Rapat, Lebih dari 50 Petinggi Militer Ukraina Tewas Kena Serangan Misil Rusia

Diketahui, ICC merupakan badan pengadilan kejahatan perang global permanen dengan 123 negara anggota.

Organisasi ini membuka penyelidikan di Ukraina hanya beberapa hari setelah Putin mengirim pasukannya pada 24 Februari.

ICC sedang memeriksa tuduhan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.

Sementara itu, Belanda telah mengusir lebih dari 20 orang Rusia yang dituduh menjadi mata-mata dalam beberapa tahun terakhir.

Diantaranya termasuk empat orang yang dituduh meretas Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) pada 2018, dua lainnya dituduh memata-matai perusahaan, sektor teknologi tinggi pada 2020, dan 17 tersangka operasi yang terakreditasi sebagai diplomat yang diusir setelah invasi ke Ukraina.

Rusia telah membantah semua tuduhan dan menanggapi pengusiran tersebut dengan juga mengusir 15 staf kedutaan dan konsulat Belanda dari Moskow dan St. Petersburg.(TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyInggrisDrone
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved