Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Banyak Tentara Ukraina Kabur dari Medan Perang, Beredar Video Berisi Keluhan Ditelantarkan Komandan

Jumlah tentara Ukraina yang menjadi desersi kabur dari medan perang disebut semakin meningkat bersamaan dengan beredarnya video berisi keluhan.

Tayang:
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Sputnik/Kementerian Pertahanan Rusia
Pasukan militer Rusia saat memeriksa para tentara Ukraina yang menyerah di pabrik baja Azovstal, Mariupol. Terbaru, jumlah tentara Ukraina yang menjadi desersi kabur dari medan perang disebut semakin meningkat bersamaan dengan beredarnya video berisi keluhan, Minggu (19/6/2022). 

Sementara itu, sebutan 'Akhmat' mengacu pada Resimen Bermotor Khusus ke-141, juga dikenal sebagai Kadyrovites atau Kadyrovtsy.

Resimen itu dinamai berdasarkan Akhmad (juga diterjemahkan sebagai Akhmat) Kadyrov, presiden pertama Republik Chechnya dan ayah Ramzan yang tewas dalam pengeboman stadion Grozny tahun 2004.

Kadyrovtsy adalah organisasi paramiliter yang berfungsi sebagai perlindungan kepala Republik Chechnya.

Meskipun mereka secara nominal di bawah payung Garda Nasional Rusia, dalam praktiknya, Kadyrovites hanya patuh pada Ramzan Kadyrov saja.

Baca juga: Kadyrov Bantah Kematian Komandan Chechnya, Sebut Ukraina Sebar Hoaks: Ini Kerja Setan

Baca juga: Sebut Ukraina Lakukan Taktik Kotor, Presiden Chechnya Kadyrov Prediksi Akhir Memalukan Musuh Rusia

Kebrutalan Tentara Chechnya

Tentara Republik Chechnya pimpinan Ramzan Kadyrov terkenal karena reputasinya yang disebut tak kenal ampun.

Bahkan regu pembunuh Chechnya yang disebut Kadyrovtsy itu dikabarkan menghabisi rekan mereka sendiri dari Rusia.

Selain itu, mereka juga dituding kerap melakukan kekerasan dan pelanggaran pada warga sipil di medan perang Ukraina.

Pasukan Rusia dari divisi Chechnya menemukan markas persembunyian bawah tanah tentara Azov di Ukraina, diunggah Rabu (13/4/2022).
Pasukan Rusia dari divisi Chechnya menemukan markas persembunyian bawah tanah tentara Azov di Ukraina, diunggah Rabu (13/4/2022). (Capture YouTube Tribun MedanTV)

Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Minggu (1/5/2022), saksi mata mengatakan tentara Chechnya mengeksekusi tentara Rusia yang terluka parah di rumah sakit darurat yang terletak di barat laut Bucha.

Kadyrovtsy, yang telah digunakan dalam perang Vladimir Putin, diduga membunuh rekan-rekan mereka sendiri.

Mereka juga disebut telah mengoperasikan ruang penyiksaan'di sebuah pabrik kaca di Jalan Yablonska.

Klaim ini membenarkan laporan yang sama sebelumnya oleh ombudsman Ukraina untuk hak asasi manusia, Lyudmila Denisova.

Informasi ini disampaikan Artem Hurin, anggota dewan kota dari kota tetangga Irpin yang juga menjabat sebagai wakil komandan di Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina.

Ia adalah salah satu orang yang pertama mengunjungi Borodyanka, barat laut Bucha, setelah tentara Putin mundur bulan lalu.

"Mereka akan membawa tentara Rusia yang terluka parah ke rumah sakit besar yang mereka miliki di sana, dan mereka yang terluka parah, mereka akan menembak mereka. Tidak ada orang lain selain Kadyrovtsy yang melakukan ini," kata Hurin.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/4
Tags:
UkrainaRusiaKonflik Rusia Vs UkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved