Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dipenuhi Darah Kering, Kamar Mandi Stasiun Jadi Ruang Penyiksaan, Berikut Pengakuan Warga Ukraina

Warga Ukraina menuturkan penyiksaan kejam yang dilakukan prajurit Rusia saat menduduki kota Trostyanets, Sumy.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Twitter/@holodmedia
Warga Rusia berfoto menirukan pose mayat di Bucha, Ukraina. Terbaru, warga Ukraina memberikan kesaksian setelah mengalami penyiksaan yang dilakukan pasukan Rusia, Selasa (14/6/2022). 

Dalam video yang diunggah oleh pasukan militer Ukraina ditemukan juga sebuah ruang interogasi dan penyiksaan.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, markas para tentara Rusia itu diketahui bertempat di basemen sebuah rumah.

Seorang tentara Ukraina di dalam video tersebut menjelaskan bahwa para jasad yang ada di markas tentara Rusia itu dibunuh dengan cara dieksekusi.

Menurut keterangan tentara Ukraina yang namanya tidak disebutkan itu, lima jasad yang ditemukan merupakan warga sipil.

"Jasadnya masih ada di sini," ujar tentara Ukraina itu.

"Pertama mereka menembak lutut mereka. Lihat lah apa yang terjadi kepada lutut mereka."

Tentara Ukraina itu menjelaskan, para warga sipil yang ditembak tangannya diikat lalu dieksekusi dengan cara ditembak ke arah kepala.

Selain difungsikan sebagai markas militer, menurut tentara Ukraina yang ada di video, bangunan itu juga memiliki ruang untuk anggota badan intelijen Rusia.

"Terdapat ruang untuk interogasi," ungkap tentara Ukraina itu.

Dalam video itu tampak jelas ada lima jasad manusia dalam kondisi berlutut menghadap ke tembok.

3. Pesepeda Ditembak Tank

Sebuah video beredar menunjukkan bukti kejahatan perang tentara Rusia saat menduduki kota Bucha, Ukraina.

Dalam video tersebut, tampak seorang pesepeda tiba-tiba ditembak oleh tank Rusia.

Setelah pasukan Rusia mundur dari kota Bucha, jasad pesepeda tersebut masih tergeletak di tempatnya.

Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Selasa (5/4/2022), video yang direkam drone tersebut berpotensi menjadi bukti kejahatan perang yang lebih memberatkan Rusia.

Dalam video pertama, yang diambil pada 3 Maret, drone itu tampaknya diterbangkan untuk mengawasi barisan tank Rusia.

Operator drone itu berulang kali bergerak ke atas, menunjukkan antrean panjang kendaraan militer, termasuk tank, pengangkut personel lapis baja dan truk, yang ditempatkan di antara gedung-gedung.

Tiba-tiba, seorang pengendara sepeda terus menyusuri jalan dengan sepedanya.

Dia ditampilkan mendekati persimpangan di jalan dan berbelok ke kiri di jalan yang lebih sempit, di mana kendaraan lapis baja dan tank diposisikan sekitar 150 kaki jauhnya.

Pesepeda tersebut tampaknya tak menyadari bahwa ada barisan tank Rusia parkir di jalan yang akan dilaluinya.

Begitu dia berbelok di tikungan ke sisi jalan, kilatan terlihat dari turret kendaraan lapis baja itu, dan sebuah roket terlihat terbang di udara.

Video menunjukkan tank Rusia melepaskan beberapa tembakan lagi ke arah di mana pria itu berbelok.

Kemudian, video lain menunjukkan setelah serangan itu setelah Bucha direbut kembali dari cengkeraman Moskow dalam beberapa hari terakhir.

Rekaman yang dibagikan oleh agen investigasi Bellingcat dilaporkan menunjukkan persimpangan yang sama setelah serangan itu.

Seseorang, yang tampaknya korban dalam video pertama, tewas tersungkur di pinggir jalan dengan sepedanya.(TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Tags:
UkrainaRusiaPenyiksaanVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKremlin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved