Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dipenuhi Darah Kering, Kamar Mandi Stasiun Jadi Ruang Penyiksaan, Berikut Pengakuan Warga Ukraina

Warga Ukraina menuturkan penyiksaan kejam yang dilakukan prajurit Rusia saat menduduki kota Trostyanets, Sumy.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Twitter/@holodmedia
Warga Rusia berfoto menirukan pose mayat di Bucha, Ukraina. Terbaru, warga Ukraina memberikan kesaksian setelah mengalami penyiksaan yang dilakukan pasukan Rusia, Selasa (14/6/2022). 

Dima, seorang mekanik paruh waktu, adalah salah satu dari sedikit korban yang muncul kembali dari ruang penyiksaan secara hidup-hidup.

Ia pun menggambarkan kondisinya saat terbaring kesakitan dan mendengarkan sesama tahanan berteriak di sampingnya.

Tulang rusuknya patah saat orang Rusia mengikatnya ke dalam posisi 'lastochka' atau 'posisi menelan', yakni metode penyiksaan yang dirancang untuk menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang luar biasa.

Beberapa warga sipil Ukraina dipukuli sampai mati di sini.

Yang lain disiksa, ditikam, disetrum dan diancam dengan pemerkosaan dan mutilasi jika mereka tidak mencela Ukraina atau memberikan informasi tentang keberadaan unit Ukraina.

Tak satu pun dari warga sipil tersebut dapat memberikan informasi seperti itu.

Saat ditahan, Dima ingat seorang pria bernama Kolya, yang menolak untuk mencabut kecamannya atas invasi Moskow.

Dia dipukuli dengan kejam, hingga Dima mendengar suara gemericik dari darah yang memenuhi tenggorokan dan paru-paru Kolya.

Dia tidak lagi bernapas.

“Saya berteriak kepada para penjaga: ‘Dia sekarat, dia sekarat!’ Tetapi para prajurit sadis itu mengabaikan permintaan putus asanya. Mereka hanya tertawa dan berkata: 'Jika dia mati, dia mati. Semua orang Ukraina harus mati.’ Saya terus memanggil Kolya tetapi dia tidak menjawab," tutur Dima.

"Saya mencoba dengan kaki terikat saya untuk mendorong sebotol air ke arahnya, tetapi tragisnya sudah terlambat dan Koyla sudah pergi."

"Mereka menyimpan tubuhnya di samping saya sampai pagi hingga mereka mengeluarkannya dan membawa dua orang lagi."

Baca juga: Dibombardir Ukraina, Pasien Rumah Bersalin di Wilayah Pro Rusia Berlindung di Lorong

Baca juga: Pejabat Rusia Sebut Kiamat Nuklir akan Lenyapkan Eropa Buntut Klaim Eks Menlu Polandia soal Ukraina

Aksi Sadis Tentara Rusia di Bucha

Meskipun Rusia terus menampik menjadi dalang pembantaian di Kota Bucha, Ukraina, terdapat sejumlah bukti nyata mulai dari video di foto.

Sejumlah foto dan video yang beredar bahkan dirilis langsung oleh pemerintah Ukraina.

Halaman
1234
Tags:
UkrainaRusiaPenyiksaanVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKremlin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved