Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin sampai Tugaskan Pengawal untuk Kumpulkan Kotorannya saat Bepergian dari Rusia, Mengapa?
Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan memiliki petugas khusus yang akan mengumpulkan kotorannya jika ia bepergian ke luar negeri.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Farida Rustamova, seorang mantan jurnalis BBC, juga mengkonfirmasi laporan tersebut dengan menjelaskan di Twitter bahwa sumbernya, yang dilaporkan adalah kenalan lama Putin, mengatakan bahwa dia telah menggunakan toiletnya sendiri dalam perjalanan ke luar negeri sejak awal aturan ini.
Sumber itu mengungkapkan bahwa dia mengetahui sebuah insiden di Museum Kunsthistorisches di Wina, ketika aktris Julia Louis Dreyfus diberitahu oleh staf museum bahwa Presiden Putin telah tiba dengan kamar mandi pribadinya sendiri dan 'porta-potty'.
Pengumpulan informasi intelijen melalui tinja bukanlah hal baru dalam bidang dinas rahasia negara.
Pada 2016, seorang mantan agen Soviet mengatakan dia menemukan bukti bahwa pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin telah menyelidiki pendiri Republik Rakyat China Mao Zedong dengan menganalisis limbahnya.
Igor Atamanenko mengatakan kepada sebuah surat kabar Rusia bahwa pada tahun 1940-an polisi rahasia Stalin mendirikan laboratorium rahasia untuk mempelajari kotoran manusia.
Selama 10 hari kunjungan Mao ke Rusia pada musim dingin 1949, toilet khusus didirikan untuk mengumpulkan dan mempelajari produk limbah pemimpin China.
Alih-alih terhubung ke selokan, WC itu mengarah ke kotak khusus tempat kotoran Mao dibawa untuk dianalisis.
"Pada masa itu, Soviet tidak memiliki alat pendengar seperti yang dilakukan dinas rahasia hari ini," kata Atamanenko.
"Itulah sebabnya para ahli kami menemukan cara paling luar biasa untuk mengekstrak informasi tentang seseorang."
Baca juga: Tak Puas Dengan Putin, Pejabat Tinggi dan Elit Rusia Dikabarkan Sudah Rencanakan Kudeta
Baca juga: Operasi Kanker, Putin akan Serahkan Rusia ke Tangan Mantan KGB Arsitek Perang Ukraina
Kesehatan Putin Dikabarkan Memburuk
Sebelumnya, Putin dikabarkan telah menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan dari perutnya
Sebuah saluran Telegram anti-Rusia mengklaim kesehatan Presiden 69 tahun itu makin memburuk dari hari ke hari.
Meski operasinya berjalan lancar, masih banyak kekhawatiran menggantung mengenai kondisi kesehatannya dan nasib Rusia.
Dilansir TribunWow.com dari Metro, Rabu (18/5/2022) spekulasi tentang kesehatan buruk presiden Rusia telah meningkat sejak dia menginvasi Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/vladimir-putin-didampingi-pengawal-bawa-tas-diduga-isi-tombol-peluncur-rudal-berhulu-ledak-nuklir.jpg)