Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Tentara Ukraina Jengkel Kesulitan Pakai Senjata Barat: Seperti Dapat iPhone13 Tapi Cuma Bisa Telepon

Tentara garis depan Ukraina dilaporkan alami kesulitan menggunakan senjata canggih pemberian Barat.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AFP / Sergei SUPINSKY
Bantuan senjata anti tank javelin tipe FGM-148 yang dikirimkan AS untuk tentara Ukraina. Terbaru, tentara Ukraina dikabarkan kesulitan operasikan senjata bantuan dari Barat, Kamis (8/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Sejak Rusia menginvasi, negara-negara NATO telah meningkatkan persenjataan Ukraina dengan alat yang semakin canggih.

Bahkan, Amerika Serikat dan Inggris menjanjikan peralatan mumpuni lain seperti sistem roket multi-peluncuran.

Tetapi melatih tentara bagaimana menggunakan peralatan telah menjadi hambatan yang signifikan dan berkembang.

Ilustrasi bantuan senjata dari AS ke Ukraina meliputi drone switchblades kamikaze, javelin, helikopter Mi-17, dan howtizer.
Ilustrasi bantuan senjata dari AS ke Ukraina meliputi drone switchblades kamikaze, javelin, helikopter Mi-17, dan howtizer. (Kolase Aerovironment, AFP/ALAIN JOCARD, AFP/Kim Hong-ji, AFP/DELIL SOULEIMAN)

Baca juga: Dianggap Rusia Ceroboh, AS Disebut Tak Pedulikan Risiko saat Kirim Ukraina Senjata

Baca juga: Ukraina Dibanjiri Bantuan Senjata, Polisi Swedia Khawatir Gangster Ikut Diuntungkan

Dikutip TribunWow.com dari The New York Times, Kamis (9/6/2022), Sersan Junior Dmytro Pysanka dan krunya, sempat kesulitan saat mengoperasikan meriam antitank tua yang disamarkan dalam jaring dan semak hijau di selatan Ukraina.

Mengintip melalui penglihatan yang terpasang pada pistol, Sersan Pysanka disambut dengan kaleidoskop angka dan garis.

Seharusnya jika dibaca dengan benar, grafik ini akan memberinya perhitungan yang diperlukan untuk menembak pasukan Rusia.

Namun, kesalahan sering terjadi dalam kekacauan pertempuran.

Lebih dari sebulan yang lalu, komandan unit artileri garis depan mengamankan alat yang jauh lebih canggih, laser range finder berteknologi tinggi yang dipasok Barat untuk membantu penargetan.

Tapi ada halangan baru yang muncul karena tidak ada yang tahu cara menggunakannya.

"Ini seperti diberi iPhone 13 dan hanya bisa melakukan panggilan telepon," kata Sersan Pysanka dengan jengkel.

Sersan Pysanka menyororti alat pencari jangkauan, yang disebut JIM LR, seperti sepasang teropong berteknologi tinggi yang kemungkinan bagian dari rangkaian peralatan pemberian Amerika Serikat.

Alat ini mungkin tampak seperti pilihan yang sempurna untuk membantu memanfaatkan senjata antitank dengan lebih baik, yang dibuat pada tahun 1985.

JIM LR dapat melihat target di malam hari dan mengirimkan jarak, arah kompas, dan koordinat GPS mereka.

Beberapa tentara telah belajar untuk mengoperasikan alat tersebut, tetapi kemudian dirotasi di tempat lain dalam beberapa hari terakhir, dan meninggalkan unit dengan 'pemberat kertas' yang mahal.

“Saya telah mencoba mempelajari cara menggunakannya dengan membaca manual dalam bahasa Inggris dan menggunakan Google Terjemahan untuk memahaminya,” kata Sersan Pysanka.

Halaman
1234
Tags:
UkrainaRusiaTentaraNATOAmerika Serikat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved