Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Respons Janji Putin, Menlu Ukraina Sindir Presiden Rusia: Kata-katanya Kosong

Menlu Ukraina meminta publik jangan percaya dengan kata-kata ataupun janji yang diucapakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube FRANCE 24 English
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan ancaman yang diduga merujuk ke senjata nuklir pada Rabu (27/4/2022). 

Di sisi lain, Rusia secara tegas menyatakan tujuannya untuk memastikan kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk serta status Krimea sebagai bagian dari Rusia adalah harga mati, tidak dapat didiskusikan.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyerukan pemberian sanksi maksimum terhadap Rusia.

Hal ini perlu dilaksanakan agar Rusia dan mereka yang hendak mengikuti jejak Vladimir Putin tahu konsekuensi yang harus dihadapi.

Ia menyampaikan hal ini selama pidato virtual kepada eksekutif perusahaan, pejabat pemerintah dan elit lainnya pada hari pertama pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Pada hari Senin, (23/5/2022), Zelensky mengatakan bahwa dunia perlu melangkah lebih jauh agar dapat menghentikan agresi Rusia.

Satu di antaranya adalah pemberian sanksi secara maksimal yang akan melumpuhkan negara itu.

Termasuk embargo minyak, memblokir semua bank dan memutuskan perdagangan dengan Rusia sepenuhnya.

Dia mengatakan bahwa itu adalah preseden yang akan berhasil selama beberapa dekade mendatang.

"Inilah sanksi yang seharusnya (dijatuhkan). Sanksi harus maksimal, sehingga Rusia dan setiap agresor potensial lainnya yang ingin mengobarkan perang brutal terhadap tetangganya akan mengetahui dengan jelas konsekuensi langsung dari tindakan mereka," kata Zelensky dilansir TribunWow.com dari Aljazeera, Senin (23/5/2022).

Dia juga mendorong penarikan penuh perusahaan asing dari Rusia untuk mencegah mendukung perangnya dan mengatakan Ukraina membutuhkan setidaknya $5 miliar dalam pendanaan per bulan.

"Jumlah kebutuhan sangat besar, kami mengalami kerugian lebih dari setengah triliun dolar, puluhan ribu fasilitas hancur. Kita perlu membangun kembali seluruh kota dan industri," kata Zelensky.

Hal ini dikemukakan beberapa hari setelah ekonomi terkemuka Kelompok Tujuh setuju untuk memberikan bantuan ekonomi senilai $19,8 miliar.

Dia mengatakan bahwa jika Ukraina telah menerima 100 persen dari kebutuhan kita sekaligus, pada bulan Februari dalam hal senjata, pendanaan, dukungan politik dan sanksi terhadap Rusia.

"Hasilnya adalah puluhan ribu nyawa diselamatkan," ujarnya.

Baca juga: Pakai Taktik Lama, Ini Siasat Militer Rusia Minimalisir Korban Perang Lawan Tentara Ukraina

Pidato Zelensky adalah fokus utama di Davos, desa di Pegunungan Alpen Swiss yang telah diubah menjadi tempat mewah untuk pertemuan bisnis empat hari.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved