Konflik Rusia Vs Ukraina
Terhenti Berminggu-minggu, Rusia dan Ukraina Akhirnya Kembali Bertemu Rundingkan Perdamaian
Setelah berminggu-minggu tak digelar, akhirnya pertemuan antara perwakilan Rusia dan Ukraina kembali diadakan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Setelah berminggu-minggu tak digelar, akhirnya pertemuan antara perwakilan Rusia dan Ukraina kembali diadakan.
Pertemuan kali ini dilangsungkan di wilayah Gomel, Belarus, pada hari ini, Sabtu (28/5/2022) pukul 12.00 waktu Moskow.
Pihak Rusia dikabarkan telah sampai duluan di lokasi, sementara pihak Ukraina dikabarkan mengalami keterlambatan.
Baca juga: Kota Ukraina Kembali Jatuh, PM Inggris Boris Johnson Sebut Rusia Terus Gerogoti Tanah Kiev
Baca juga: Kadyrov Sesumbar Bisa Kuasai Polandia dalam Waktu 6 Detik, Ancam akan Invasi Negara Tetangga Ukraina
Dilansir TribunWow.com dari media Rusia TASS, Sabtu (28/5/2022), Kepala delegasi Rusia Vladimir Medinsky mengatakan bahwa pihaknya telah menunggu kehadiran perwakilan Ukraina sejak semalam.
Namun, karena masih dilanda perang, ada kerumitan dalam transportasi dan logistik yang menyebabkan delegasi Ukraina terlambat.
Bahkan, pihak Ukraina berkali-kali menunda perkiraan waktunya untuk sampai di lokasi.
"Kami baru saja menerima informasi bahwa mereka akan tiba sekitar satu jam lagi, jadi kami akan duduk di meja perundingan pada jam 12," katanya.
"Kami tetap terjaga sepanjang malam, kami menunggu kedatangan delegasi Ukraina; sayangnya, mereka memiliki logistik yang sangat rumit, dan waktu kedatangan ditunda beberapa kali sepanjang malam."
Sehari sebelumnya, , ketua komite urusan internasional Duma Negara, Leonid Slutsky, mengaku pembicaraan dengan Ukraina telah berlanjut selama beberapa waktu secara diam-diam.
“Ada pertanyaan tertentu mengenai negosiasi. Mereka tidak menonjolkan diri selama beberapa waktu,” kata Slutsky.
Ia menambahkan bahwa pada awalnya proposal Rusia mendapat dukungan dari pihak Ukraina, tetapi akhirnya Kiev mundur.
"Pada saat yang sama, format ini mungkin belum berakhir. Saya mencoba untuk sangat berhati-hati," tambahnya.
Pada 4 Mei, juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa proses negosiasi antara Rusia dan Ukraina lamban.
Juru bicara Kremlin menuding bahwa Ukraina berubah pikiran dengan cepat.
Dia juga mencatat bahwa posisi Ukraina yang tidak konsisten tidak menghasilkan kepastian bahwa pembicaraan itu mungkin produktif.
Baca juga: Putin Ternyata Pernah Selamat dari Percobaan Pembunuhan seusai Umumkan Serangan ke Ukraina
Baca juga: Duga Zelensky Dihasut Barat, Rusia Sebut Ukraina yang Kerap Serukan Perdamaian Kini Tolak Berdialog
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kolase-potret-presiden-rusia-vladimir-putin-kiri-dan-presiden-ukraina-volodymyr-zelensky.jpg)