Konflik Rusia Vs Ukraina
Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-86, Hancurnya Donbas hingga Tambahan Bantuan Internasional
Pertempuran di wilayah Donbas masih terus terjadi di hari ke-86 invasi Rusia ke Ukraina.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Dia mengatakan walikota Kyiv dan Kharkiv harus memberitahu orang-orang untuk tidak kembali ke kota karena masih tidak aman.
Sementara, Kepala Divisi Pangan PBB, David Beasley, memohon kepada Presiden Rusia Vladimir Putin agar pihaknya membuka blokade pelabuhan.
PBB mengatakan jutaan orang akan mati di seluruh dunia karena tak bisa mendapat pasokan pangan dari pengekspor gandum terbesar itu.
Kementerian luar negeri Rusia pun mengatakan akan mempertimbangkan untuk membuka akses ke pelabuhan Laut Hitam Ukraina hanya jika penghapusan sanksi terhadap Rusia juga dipertimbangkan.
Kabar lain menyebutkan Putri bungsu Putin, Katerina Tikhonova, terbang ke Munich, Jerman, sebanyak lebih dari 50 kali antara 2017 dan 2019.
Ia dikatakan bepergian dengan penerbangan sewaan dengan dukungan penuh negara, menurut penyelidikan majalah Spiegel Jerman dan outlet media independen Rusia iStories.
Vadim Shyshimari, seorang komandan tank berusia 21 tahun, meminta seorang janda Ukraina untuk memaafkannya atas pembunuhan suaminya.
Tentara itu mengaku bersalah karena membunuh seorang warga sipil tak bersenjata berusia 62 tahun di desa Chupakhivka, Ukraina timur laut pada hari Rabu, 28 Februari.
Baca juga: Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-83, Evakuasi Tentara Kiev hingga Putin Urus Langsung Strategi Perang
Baca juga: Beredar Kabar Zelensky Akhiri Hidup di Bunker, Ukraina Dibanjiri Informasi Liar Ulah Hacker Rusia
Situasi Internasional
Para pemimpin keuangan G7 telah menyetujui pasokan $ 18,4 miliar untuk membantu Ukraina dan mengatakan mereka siap untuk mendukung Kyiv.
Bahkan menurut rancangan komunike yang dilihat oleh Reuters, negara-negara itu akan melakukan lebih banyak sesuai kebutuhan.
Kabar ini muncul setelah para menteri keuangan dan gubernur bank sentral AS, Jepang, Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia mengadakan pembicaraan karena Ukraina kehabisan uang tunai.
Senada dengan hal tersebut, Kongres AS akhirnya menyetujui $40 miliar dalam bentuk bantuan militer dan kemanusiaan ke Ukraina.
Bagian terakhir datang ketika Antony Blinken, menteri luar negeri AS, mengatakann egaranya telah mengizinkan pengiriman senjata dan peralatan senilai US$100 juta dari saham Pentagon ke Ukraina.
Presiden AS, Joe Biden, mengatakan Finlandia dan Swedia "memenuhi setiap persyaratan NATO dan kemudian beberapa" untuk bergabung dengan aliansi dan mendapat "dukungan penuh dan penuh" dari AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2pada-rusia-lalu-dievakuasi-dari-pabrik-baja-azovstal-mariupol.jpg)