Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Peringatkan Barat Siap Jadikan Negara Lain Tumbal demi Tujuan Ini
Presiden Rusia memperingatkan bahwa negara-negara barat tak akan segan mengorbankan kesejahteraan negara-negara lainnya di dunia.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
"Provokasi terang-terangan terhadap Angkatan Bersenjata kita, termasuk yang menggunakan sumber daya media asing dan jejaring sosial, juga memerlukan penyelidikan menyeluruh," pungkasnya.
Baca juga: Update Mariupol: Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Pabrik Azovtal, Beri Waktu Evakuasi Warga Ukraina
Baca juga: Bertemu Zelensky, Menlu AS Sebut Rusia Gagal Capai Tujuan Perang: Ukraina Berdiri Kokoh
Putin Diprediksi Nekat Serang Pangkalan NATO
Muncul kekhawatiran bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan aksi nekat agar dapat menguasai Ukraina.
Rusia diklaim akan menggunakan segala cara untuk menghentikan pasokan senjata lawan.
Satu diantaranya dengan menyerang pangkalan militer NATO agar tak bisa mengirim bantuan ke Ukraina.
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Minggu (17/4/2022), seorang mantan kepala keamanan Inggris, Lord Ricketts, menilai Rusia mulai frustasi lantaran invasinya terhambat.
Penasihat keamanan nasional pertama Inggris itu mengatakan kemarin bahwa Putin menjadi semakin putus asa untuk menghentikan aliran senjata ke Ukraina.
Putin bahkan dikatakan mungkin akan menyerang pesawat atau konvoi NATO yang menuju ke negara itu.
Lord Ricketts khawatir konflik ini akan bergerak menuju jalan buntu, di mana Rusia ingin menduduki sebagian besar wilayah tetangga dan Ukraina tidak akan menyetujui kesepakatan penyelesaian.
Ia juga memperingatkan bahwa konflik ini dapat berlanjut selama bertahun-tahun sebagai perang gerilya.
"Saya kira apa yang Presiden Putin ingin kita semua takuti adalah bahwa dia mungkin ingin menggunakan senjata nuklir di Ukraina, yang akan menjadi eskalasi penting dan memastikan Rusia terisolasi di seluruh dunia," ujar Lord Ricketts.
"Lebih mungkin, saya pikir apa yang mereka perhatiakn adalah mencari cara untuk mencegah atau membatasi aliran senjata ke Ukraina."
"Jadi kita mungkin melihat serangan terhadap konvoi atau pesawat yang membawa senjata dari barat."
Tak hanya serangan pada distribusi senjata ke Ukraina, Rusia diklaim akan nekat menyerang pangkalan NATO.
Jika ini benar terjadi, mau tak mau negara-negara NATO harus segera memutuskan tindakan.
"Paling buruk, mungkin, semacam serangan rudal di pangkalan NATO, di mana senjata untuk Ukraina sedang dipersiapkan," sebut Lord Ricketts.
"Dan itu pasti akan menimbulkan dilema nyata bagi negara-negara NATO."(TribunWow.com/Anung/Via)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-kir1sia-ke-ukraina-pada-kamis-2422022.jpg)