Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ini Pengakuan Pengacara di Ukraina yang Dampingi Tentara Rusia terkait Kasus Kejahatan Perang

Seorang pengacara di Ukraina menjelaskan bagaimana dirinya menangani kasus kliennya yakni tentara Rusia yang diadili atas kejahatan perang.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Al Jazeera English
Kanal YouTube Al Jazeera English pada 3 April 2022 menampilkan kondisi mengerikan di Kota Bucha, Ukraina. Tampak jasad warga sipil dibiarkan dalam kondisi berserakan terbuka di jalan raya. Satu dari beberapa jasad tampak tergeletak dalam kondisi masih memegang sepeda. 

TRIBUNWOW.COM - Pada Jumat (13/5/2022) ini, Ukraina akan melaksanakan proses pengadilan terhadap seorang tentara Rusia atas kasus dugaan kejahatan perang.

Tentara Rusia bernama Sersan Vadim Shyshimarin (21) dituding telah melakukan kejahatan perang di Ukraina karena membunuh seorang warga sipil tak bersenjata.

Kasus ini adalah pertama kalinya kasus kejahatan perang diadili sejak terjadinya invasi Rusia pada 24 Februari 2022 lalu.

Baca juga: Dituduh Lakukan Kekerasan Seksual ke Anak di Ukraina, Rusia Balik Bongkar Taktik Pasukan Ukraina

Baca juga: 3 Rekaman Kontroversial Konflik Rusia-Ukraina, Eksekusi Tentara Sekarat hingga Pembunuhan Warga

Dikutip TribunWow.com dari Sky News, apabila terbukti bersalah, maka Vadim dapat dijatuhi vonis hukuman penjara seumur hidup.

Dalam menghadapi proses pengadilan ini, Vadim didampingi oleh pengacara bernama Victor Ovsyanikov.

Ovsyanikov mengakui kasus yang kini ia tangani adalah kasus yang berat.

Namun ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan dibuat di pengadilan di Kyiv/Kiev.

Kendati demikian Ovsyanikov mengaku, dirinya dan kliennya belum memutuskan bagaimana cara yang akan dilakukan untuk melakukan pembelaan.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, korban Vadim disebut ditembaki saat sedang bersepeda pada bulan Februari lalu, tepatnya empat hari setelah konflik terjadi.

Informasi ini disampaikan oleh Jaksa Agung Ukraina, Iryna Venediktova.

Saat melakukan invasi, Vadim diketahui tergabung dalam sebuah pasukan tank.

Pada saat mengendarai tank tersebut, Vadim melakukan penembakan terhadap korban di bagian utara Desa Chupakhivka.

Venediktova tidak menjelaskan kapan persidangan Vadim akan dimulai.

Saat ini tentara Rusia yang bersangkutan sedang ditahan.

Venediktova pernah menyampaikan ada sekira delapan ribu kasus kejahatan perang yang terjadi di seluruh Ukraina.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved