Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putrinya Dirudapaksa dan Dimutilasi Tentara Rusia, Ibu Ukraina: Dia Sangat Ingin Hidup

Mayat Karina Yershova, (22), ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah dibuang di sebuah taman di Bucha, Ukraina.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture Tayangan TV Ukraina24
Olena (kiri) dan Andrii Dereko menuturkan kesedihannya atas pembunuhan mengerikan yang dilakukan pasukan Rusia pada putri mereka, Karina Yershova di Bucha, Ukraina. 

TRIBUNWOW.COM - Mayat Karina Yershova, (22), ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah dibuang di sebuah taman di Bucha, Ukraina.

Mayatnya yang dimutilasi ditemukan dengan air mata dan luka, sementara semua kukunya telah tercerabut.

Orangtua Karina pun secara emosional menuturkan kepiluannya atas kondisi sang anak.

Warga Rusia berfoto menirukan pose mayat di Bucha, Ukraina.
Warga Rusia berfoto menirukan pose mayat di Bucha, Ukraina. (Twitter/@holodmedia)

Baca juga: Diduga demi Hilangkan Saksi, Putin Kirim Tentara Tersangka Penjagal Bucha agar Tewas di Garis Depan

Baca juga: Sindir Taktik Licik AS, Korea Utara Ikut Komentari Pembantaian di Bucha

Dilansir TribunWow.com dari The Sun, Minggu (8/5/2022), Polisi memberi tahu keluarganya bahwa Karina telah dibunuh dan disiksa.

Namun mereka enggan mengungkapkan semua detailnya karena dinilai terlalu mengerikan.

Karina diduga diperkosa, ditembak di bagian belakang kepala dan dibuang di halaman belakang oleh pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Orang tuanya percaya dia telah mati-matian mencoba untuk melawan pasukan itu saat dia berjuang untuk tetap hidup.

Karina bahkan berhasil membuat torniket untuk menghentikan pendarahan dari luka tembak di kakinya.

Ibunya Olena dan ayah tiri Andrii Dereko menuturkan tentang kesedihan dan kemarahan mereka atas pembunuhan mengerikan putri tunggal mereka.

Sambil menahan air mata, ibunya memberi tahu saluran TV Ukraina24 dalam sebuah wawancara.

"Polisi mengatakan bahwa dia disiksa dengan kejam," kata Olena.

"Putri saya sangat ingin hidup. Dia bahkan menggunakan torniket pada dirinya sendiri untuk menghentikan pendarahan."

"Mereka menembaknya di kaki. Kemudian, dengan tembakan di kepala, mereka membunuhnya," sahut Andrii.

Pasangan itu sebelumnya mencap tentara Rusia sebagai binatang karena tingkat kekejaman di Bucha mulai muncul.

Lebih dari 400 mayat ditemukan di kota itu setelah tentara Moskow mundur dari pinggiran kota Kyiv.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
UkrainaRusiaTentaraBucha
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved