Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Komandan Rusia Terpaksa Bius Anak Buah agar Tak Kabur, Terungkap dari WA dan Telepon yang Disadap

Para komandan Rusia yang putus asa dikabarkan telah nekat membius tentara mereka sendiri.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube news.com.au
Ilustrasi tentara Rusia. Terbaru, komandan rusia mengaku terpaksa membius pasukannya sendiri, Jumat (29/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Para komandan Rusia yang putus asa dikabarkan telah nekat membius tentara mereka sendiri.

Aksi ini dipicu akibat demoralisasi tentara Presiden Rusia Vladimir Putin selama berperang di Ukraina.

Adapun menurut pesan dan panggilan telepon yang disadap, pembiusan itu dilakukan untuk menghentikan mereka melarikan diri.

Tentara Rusia berjaga di pabrik baja Azovstal, Mariupol, 24 April 2022.
Tentara Rusia berjaga di pabrik baja Azovstal, Mariupol, 24 April 2022. (YouTube CGTN)

Baca juga: Ukraina Buru Komandan Rusia yang Beroperasi di Bucha, Tuding Sosok yang Bertanggung Jawab

Baca juga: Ukraina Rilis Foto dan Identitas Tentara Rusia Pelaku Rudapaksa dan Kekerasan di Bucha

Dilansir TribunWow.com dari The Sun, Jumat (29/4/2022), laporan mengenai isi pesan tersebut dibagikan oleh Dinas Keamanan Ukraina.

Diperlihatkan pesan seorang komandan Rusia yang jengkel pada anak buahnya.

Ia mengatakan kepada rekannya bahwa dia 'menyuntik' pasukannya yang hendak kabur untuk memaksa mereka berperang di Ukraina.

Video tersebut telah disulihsuarakan ke dalam bahasa Inggris oleh pengisi suara Ukraina, Ivan Doan.

Tayangan yang menampilkan hasil sadapan itu dibuka dengan percakapan teks yang dilaporkan antara dua komandan Rusia di aplikasi perpesanan.

"Ada apa?" yang pertama bertanya, kemudian dijawab oleh yang kedua: "Tidak bagus."

Rupanya keduanya mengacu pada kondisi tentaranya masing-masing.

"Mereka melarikan diri. Orang-orang saya juga sangat ketakutan sekarang. Semua orang lelah. Tidak ada kekuatan yang tersisa," ujar komandan kedua.

"Saya bahkan menyuntik mereka (dengan obat bius). Tidak membantu. Saya pikir mereka sudah sangat lelah."

Video itu kemudian berlanjut ke panggilan telepon yang disadap yang telah disulihsuarakan ke dalam bahasa Inggris, lagi-lagi konon antara dua tentara Rusia.

Yang satu bertanya kepada yang lain, "Bagaimana kabarnya?", yang dijawab oleh yang kedua: "Tidak apa-apa. Semua orang sudah apatis. Benar-benar kehilangan semangat."

Dalam referensi yang jelas tentang jumlah kematian atau tingkat desersi Rusia yang tinggi, dia melanjutkan keterangannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
RusiaUkrainaPembiusanTentaraVladimir Putin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved