Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Peringatkan Warga Ukraina Tak Sembarangan Beri Informasi ke Rusia, Ini Alasannya

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan warganya agar tidak sembarangan memberikan informasi kepada pasukan militer Rusia.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube NBC News
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendengarkan kesaksian seorang lansia saat berkunjung ke Bucha, Selasa (5/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan warganya agar berhati-hati ketika dimintai informasi oleh pasukan militer Rusia.

Zelensky mengatakan, informasi yang diberikan oleh warga Ukraina ke Rusia nantinya dapat disalahgunakan untuk kepentingan Rusia.

Ia menyebut satu di antaranya adalah digunakan untuk memalsukan referendum.

Baca juga: Sadap Percakapan di Mariupol, Rusia Ungkap Alasan Tentara Ukraina di Azovstal Tak Kunjung Menyerah

Baca juga: Gagal Bujuk Bos Kantor Berita Ukraina, Rusia Rilis Koran Tiruan Berisi Propaganda

Dikutip TribunWow.com dari aljazeera.com, peringatan ini diberikan oleh Zelensky untuk penduduk di daerah selatan Ukraina yakni Kherson dan Zaporizhzhia.

"Sangat berhati-hati tentang informasi yang Anda berikan ke penjajah," ujar Zelensky.

"Jika mereka meminta Anda untuk mengisi sejumlah kuesioner, menyertakan detail paspor, maka Anda tahu bahwa ini tidak akan membantu Anda," ungkapnya.

"Ini sebenarnya untuk memalsukan apa yang disebut 'referendum' di tanah Anda," kata Zelensky.

Sebelumnya Zelensky secara tegas membantah klaim pemerintah Rusia terkait Kota Mariupol.

Zelensky menyatakan hingga Jumat (22/4/2022), Ukraina masih berhasil mempertahankan Kota Mariupol dari serangan Rusia.

Ia mengatakan, saat ini hanya ada ribuan tentara Ukraina yang masih bertahan di komplek pabrik baja Azovstal yang ada di Mariupol.

Dikutip TribunWow.com dari themoscowtimes.com, Zelensky menyebut, pertempuran antara Rusia dan Ukraina di Mariupol masih terus berlangsung.

"Di daerah selatan dan timur negara kita, penjajah (tentara Rusia) terus melakukan segala cara agar memiliki alasan untuk berbicara soal kemenangan," kata Zelensky.

Menurut keterangan Zelensky, para tentara Rusia hanya bisa mengulur-ulur waktu.

Zelensky meyakini akan tiba saatnya ketika tentara Ukraina mengusir pasukan Rusia dari Mariupol.

Presiden Rusia Vladimir Putin diketahui telah memerintahkan pasukannya untuk tidak menyerbu benteng terakhir Ukraina yang tersisa di kota Mariupol yang terkepung.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
UkrainaRusiaVolodymyr ZelenskyVladimir Putinmiliter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved