Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jurnalis Rusia Dituding Sebarkan Hoaks untuk Provokasi Tentara Relawan Asal Inggris yang Ditangkap

Seorang jurnalis pro pemerintah Rusia dituduh menyebarkan informasi bohong untuk memanas-manasi tentara sukarelawan asal Inggris yang tertangkap.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TheSun.co.uk
Seorang sukarelawan tentara asal Inggris bernama Shaun Pinner (kanan) dipertontonkan ke publik lewat acara stasiun TV milik Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang sukarelawan tentara asal Inggris bernama Shaun Pinner (48) berhasil ditangkap hidup-hidup oleh pasukan militer Rusia.

Shaun sendiri ditangkap saat membantu tentara Ukraina melawan Rusia.

Seusai ditangkap, Shaun dipertontonkan ke publik lewat sebuah wawancara yang dilakukan oleh stasiun TV milik pemerintah Rusia.

Baca juga: Rudal Dibalas Rudal, Rusia Kembali Serang Kiev dan Kota Ukraina Lain Balas Tenggelamnya Kapal Moskva

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Kekhawatiran Pasokan karena Invasi Rusia ke Ukraina

Dikutip TribunWow.com, berdasarkan info dari Thesun.co.uk, Shaun sengaja diprovokasi saat diwawancarai di stasiun TV milik pemerintah Rusia.

Seorang jurnalis pro Rusia dituding memberikan informasi bohong tentang instruksi komandan yang memimpin Shaun dan rekan-rekan Shaun.

Jurnalis pro Kremlin yang diketahui bernama Andrey Rudenko itu menjelaskan bagaimana dalam misi yang dijalankan oleh Shaun adalah hal mustahil untuk bisa pergi dengan selamat.

Rudenko menjelaskan bahwa Shaun dan rekan-rekan Shaun sengaja dikorbankan demi imej pahlawan.

Shaun lalu menjawab "Saya tidak menyangka kita ditelantarkan. Dan saya tidak tahu siapa yang mengambil keputusan seperti itu," ujarnya.

Kemudian Shaun mengatakan bahwa dirinya tidak ingin berperang dan ingin segera pulang ke negara asalnya.

Shaun sendiri merupakan pensiunan tentara Inggris.

Ia pergi ke Ukraina empat tahun lalu untuk menikahi istri keduanya yakni Larysa.

Setelah menikahi Larysa, Shaun bergabung dengan pasukan militer Ukraina sebagai tentara kontrak.

Keluarga Shaun menyatakan Shaun bukanlah tentara sukarelawan namun resmi merupakan bagian dari pasukan militer Ukraina.

Keluarga Shaun di Inggris mengatakan tengah berusaha berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Inggris untuk membawa pulang Shaun yang kini ditahan di Rusia.

Selain itu keluarga Shaun juga berharap Rusia menjamin hak Shaun sebagai tahanan perang.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyJurnalisHoaksInggris
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved