Konflik Rusia Vs Ukraina
Ledakkan Lokasi Pengungsian, Rusia Diduga Sengaja Serang Anak-anak Ukraina, Ribuan Orang Tewas
Pihak Rusia diklaim telah menghancurkan sebuah gedung teater di mana pengungsi Kota Mariupol, Ukraina berlindung, Rabu (16/3/2022).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Dmytro Kuleba, menteri luar negeri Ukraina, dan dewan kota mengutuk penyerangan itu dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam pemboman itu dan mengatakan Rusia sengaja menargetkan teater itu.
"Hati kami hancur dengan apa yang dilakukan Rusia terhadap rakyat kami. Kepada Mariupol kami," kata Zelensky dalam pidato melalui sebuah video pada Rabu malam.
Mykhailo Podolyak, penasihat presiden Ukraina, mencela kekejaman Rusia dan menyindir orang-orang di Barat yang menolak gagasan zona larangan terbang.
Kota ini merupakan target strategis utama bagi Moskow, yang berpotensi menghubungkan pasukan Rusia di Krimea di barat dan Donbas di timur dan memutus akses Ukraina ke Laut Azov.
Selama berhari-hari pasukan Rusia telah membombardir kota, memutus aliran listrik, makanan, dan pasokan air.
Menurut pihak berwenang Ukraina, sejak awal invasi sudah lebih dari 2.000 orang telah tewas di kota tersebut.
Di sisi lain, Kementerian pertahanan Rusia membantah bahwa pasukannya telah mengebom kota itu dan menyatakan bangunan itu hancur dalam ledakan yang dilancarkan oleh batalion nasionalis Ukraina Azov.
Ia mengklaim warga sipil yang damai dapat saja disandera di lokasi tersebut.
Moskow juga telah menyalahkan unit militer Ukraina atas pemboman minggu lalu di sebuah rumah sakit bersalin Mariupol, yang memicu kecaman internasional.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan keadaan di Mariupol hingga saat ini masih belum jelas.
"Sampai kami mengetahui lebih banyak, kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan adanya target militer Ukraina di area teater, tetapi kami tahu bahwa teater tersebut telah menampung sedikitnya 500 warga sipil," kata Belkis Wille, dari Human Rights Watch.
"Ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang apa target yang dimaksud."
Baca juga: Soroti Sikap sang Presiden Rusia, Biden dan Trump Punya Pandangan Serupa soal Putin
Baca juga: Bahayakan Warga Sipil, Rusia Kini Dituding Sengaja Pakai Senjata Model Lama
Jurnalis di Ukraina Tewas Diserang Rusia
Dua jurnalis bernama Pierre Zakrzewski dan Oleksandra Kuvshinova tewas saat sedang bekerja meliput konflik Rusia-Ukraina di Kiev/Kyiv.