Konflik Rusia Vs Ukraina
Pakai Senjata hingga Taktik Kuno, Relawan Inggris Siap Bela Ukraina Hadapi Pasukan Rusia
Sejumlah tentara relawan dari Inggris mengandalkan senjata api kuno untuk menghadapi gempuran pasukan Rusia.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Mereka berdua tinggal di sebuah kota yang berbatasan dengan Rusia dan turut menjadi korban serangan Rusia.
Terkait keputusan mereka bergabung menjadi tentara relawan, Maksym mengaku sempat diminta oleh ibunya agar cukup membantu di shelter atau membantu memasak makanan.
Sementara itu Dmytro bercerita, orangtuanya tahu persis apa yang ia lakukan.
Saat mengabari ayahnya, Dmytro mengaku sempat dilarang agar tidak usah mencoba begitu keras untuk menjadi pahlawan dalam situasi ini.
Kendati demikian, Dmytro mengaku orangtuanya bangga kepadanya.
Namun Dmytro sendiri mengatakan tidak berniat untuk mati dalam perang ini.
"Manusiawi bagi seorang manusia untuk merasa takut, dan tentunya di dalam hati saya merasa sedikit takut, tidak ada orang yang ingin mati, meskipun itu demi negara mu. Jadi, mati bukan lah pilihan bagi kami," kata Dmytro. (TribunWow.com/Anung)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1a-dp-28-degtyaryov-yang-dibuat-pada-tahun-1943.jpg)