Konflik Rusia Vs Ukraina
Berharap Dibantu Urus Pengungsi Ukraina, Walikota di Polandia: Ternyata Kita Ditinggal Sendirian
Kebanjiran pengungsi di Ukraina, Walikota di Polandia mengatakan pada suatu hari warganya tidak akan bisa lagi mengayomi para pengungsi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Polandia adalah satu dari beberapa negara yang menjadi tujuan para pengungsi dari Ukraina.
Diketahui sejak 24 Februari 2022 lalu, warga sipil Ukraina berbondong-bondong pergi meninggalkan negara mereka setelah pasukan militer Rusia datang menginvasi.
Banjirnya pengungsi yang masuk ke negara-negara tetangga kini menjadi masalah baru.
Baca juga: Sukarela Ikut Perangi Pasukan Rusia, Remaja di Ukraina Akui Tetap Tak Mau Mati demi Negaranya
Baca juga: Pemerintah Ukraina Klarifikasi Info Intelijennya soal Pasukan Rusia Tembaki Rombongan Pengungsi
Dikutip TribunWow.com dari BBC.com, masalah pengungsi ini kini dikeluhkan oleh Walikota Zamosc, Polandia, yakni Andrzej Wnuk.
Zamosc saat ini menampung puluhan ribu pengungsi Ukraina.
Andrzej memperingatkan pada suatu hari, Zamosc tidak akan lagi bisa menampung para pengungsi.
"Warga Polandia kelihatannya sangat siap untuk memberi, tetapi itu semua akan berakhir pada suatu hari," ujarnya.

Andrzej mengaku, ketika gelombang pertama pengungsi datang, ia mengira akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat Polandia dan Uni Eropa.
"Tapi ternyata kita ditinggal sendirian," jelas Andrzej.
"Kami membutuhkan bantuan finansial atau kualitas keramahan kami akan jatuh drastis."
Di sisi lain, seorang pengusaha rumah makan di Zamosc bernama Damian Poterucha secara sukarela mengubah bisnisnya menjadi dapur khusus yang memasak untuk para pengungsi.
Namun ia juga mengakui kini keuangannya semakin menipis dan hanya mampu bertahan untuk dua minggu ke depan.
Hadiah Rp 37 Juta jika Mau Tampung Pengungsi
Di sisi lain, saat ini pemerintah Inggris menjanjikan akan memberikan warganya uang sebesar dua ribu pound sterling atau setara sekira Rp 37 juta jika mereka bersedia menggunakan rumahnya untuk menampung pengungsi dari Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, bantuan Rp 37 juta tersebut terdiri dari bantuan uang dan pembebasan pajak.