Breaking News:

Terkini Daerah

5 Fakta Residivis Cabuli Mahasiswi di Baturaja, Korban Berbisik ke Ibu hingga Tunangan Tentara AS

Diduga sudah direncanakan, seorang residivis di Baturaja merudapaksa seorang mahasiswi yang hanya tinggal berdua dengan sang ibu lalu rampok korban.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho

1. Tentara AS Mualaf Tunangan Korban

Ilustrasi mahasiswi di Baturaja, OKU dirudapaksa oleh residivis kambuhan, Jumat (29/1/2022) malam. Di TKP diketahui hanya ada korban dan ibunya.

D diketahui merupakan seorang interpreter atau penerjemah yang pernah bekerja di Garuda Shiled (latihan bersama TNI AD dan US Army) tahun lalu.

Saat menjalani tugasnya sebagai interpreter, D berkenalan dengan seorang tentara US ARMY.

Hubungan antara D dengan tentara asal Amerika Serikat itu berujung pada pertunangan.

“Bahkan tentara bule sudah melamar D dan sudah menjadi mualaf dan setelah bertunangan rencananya akan menikah di tahun ini,” tutur kerabat korban.

2. Tidak Ada Bantuan Datang

Dikutip dari SRIPOKU.com, kondisi kejiwaan korban kini masih terguncang dan trauma.

Korban D masih belum bisa diajak bertemu atau berkomunikasi dengan orang asing.

Ketika tindakan rudapaksa terjadi terhadap D, ibu korban diketahui berada di dalam kamar.

Ia mengaku sudah melakukan berbagai cara untuk mencari pertolongan namun hasilnya nihil.

Ibu korban diketahui sempat meminta pertolongan lewat WhatsApp.

“Saat kejadian saya sudah telepon tetanggo dan wong yang dikenal, tapi belum ado bantuan datang," kata ibunda korban dengan nada sedih, Senin (31/1/2022).

3. Istirahat di TKP

Pelaku diketahui masuk paksa ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela belakang rumah.

Dikutip dari SRIPOKU.com, pelaku bahkan sempat beristirahat di tempat kejadian perkara (TKP) setelah melakukan tindakan asusila kepada korban.

Pelaku diketahui membawa senjata api sehingga korban tak berani melawan.

Seusai memaksa masuk ke rumah korban, pelaku langsung menuju kamar korban.

Pelaku kemudian menodongkan senjata api ke korban agar diam.

Korban lalu dipaksa pelaku untuk membuka pakaiannya.

Ketakutan diancam pelaku, korban tak berani melawan ketika dirudapaksa oleh pelaku.

Setelah kelar merudapaksa korban, pelaku kemudian mengambil laptop hingga handphone milik korban.

Ia sempat menyuruh korban untuk melakukan sejumlah hal, di antaranya melepas kartu SIM di HP, hingga menginstall HP.

Seusai melakukan perintah-perintah itu, korban kembali dirudapaksa untuk yang kedua kalinya oleh pelaku.

Kemudian pelaku kembali memalak korban sejumlah uang.

Pelaku bercerita kepada korban dirinya hendak pergi ke Palembang tapi tidak punya uang.

Korban kemudian pergi ke kamar ibunya lalu menyerahkan Rp 250 ribu ke pelaku.

Setelah menerima uang, pelaku tak langsung kabur, dirinya terlebih dahulu minum air dan bersantai merokok tiga batang.

Pelaku kemudian kabur lewat pintu belakang ke arah hutan.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK melalui Kasi Humas AKP Mardi Nursal mengonfirmasi kejadian tersebut.

4. Berbisik ke Ibu

Seusai dirudapaksa, korban diminta memberikan uang oleh pelaku.

Kala itu korban masuk ke kamar ibunya untuk mengambil uang.

Saat mengambil uang, korban berbisik ke sang ibu agar tidak keluar dari kamar karena khawatir sang ibu akan ditembak pelaku.

Menurut penuturan ibu korban, puterinya masuk ke dalam kamarnya dan mengatakan ada perampok minta uang, kemudian ibu korban menyerahkan uang sebesar Rp. 250.000. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Demi Lindungi Ibunya Ditembak, Mahasiswi Berprestasi di Baturaja Rela 2 Kali Dirudapaksa Pelaku, Kerabat Ungkap Fakta Haru dari Mahasiswi Korban Rudapaksa Residivis di OKU, Dilamar Tentara US ArmyKerabat Ungkap Fakta Haru dari Mahasiswi Korban Rudapaksa Residivis di OKU, Dilamar Tentara US Army, serta Mahasiswi Dirudapksa Residivis di Baturaja Minta Bantuan Tetangga Via WA, Namun tak Ada yang Datang dan Usai 2 Kali Rudapaksa Mahasiswi di Baturaja, Residivis Kambuhan Santai Merokok di Depan Kamar Korban

Berita lain terkait

Halaman
Sumber: TribunWow.com
Tags:
MahasiswiOgan Komering Ilir (OKI)Sumatera Selatanrudapaksafakta viralPencabulan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved