Breaking News:

Terkini Daerah

Guru Agama Lecehkan 4 Muridnya di Bengkalis Riau sejak 2019, Ngaku Iseng lalu Keterusan

Seorang guru agama ditangkap polisi setelah ketahuan melakukan tindak pencabulan terhadap empat muridnya yang masih di bawah umur.

TRIBUNPEKANBARU.COM/MUHAMMAD NATSIR
Tersangka oknum guru ngaji yang diduga melakukan tindakan cabul ke 4 murid yang masih di bawah umur saat diamankan Satreskrim Polres Bengkalis, Riau. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang guru agama ditangkap polisi setelah ketahuan melakukan tindak pencabulan terhadap empat muridnya yang masih di bawah umur.

Guru berinisial SP (49) itu sudah melakukan aksi pencabulan terhadap muridnya sejak 2019 lalu.

Sehari-hari, korban mengajar agama di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Baca juga: 3 Fakta Kakek di Tasik Cabuli Balita, Saudara Kembar Korban Menyaksikan hingga Korban Kesakitan

Kasatreskrim Polres Bengkalis, AKP Meki Wahyudi mengatakan, perbuatan pelaku terungkap setelah satu di antara orangtua murid mengaji tersebut melaporkan perbuatan tidak senonoh ini ke Polsek Siak Kecil.

"Pelaporan pencabulan ini dilakukan oleh satu orangtua korban Desember kemarin ke Polsek Siak Kecil, kemudian Polsek Siak Kecil meneruskan ke kita," terang Kasatreskrim.

Kejahatan pelaku awalnya terungkap setelah satu orangtua murid mengaji yang menjadi korban pencabulan berinisial AF bertemu dengan orangtua murid yang lainnya, Sabtu (25/12/2021) tahun lalu.

Kemudian ia menceritakan menanyakan pada anaknya apakah mendapat perbuatan cabul dari guru mengajinya.

"Dari keterangan ini, orangtua murid tersebut langsung menanyakan kepada anaknya apakah pernah mendapat perlakuan yang sama,” terang Kasatreskrim.

“Orang tua berinisial AL ini mendengarkan pengakuan anaknya bawah pernah mendapatkan perlakuan cabul juga," imbuhnya.

Tidak terima anaknya diperlakukan cabul kemudian mereka membuat laporan kepolisian.

"Kita menerima laporan ini langsung berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk melakukan pemeriksaan anak yang menjadi korban," terangnya.

Hasil pemeriksaan, pihak kepolisian mendapatkan dua alat bukti yang cukup dan menetapkan guru mengaji ini sebagai tersangka serta dilakukan penahanan.

"Tersangka saat ini sudah kita tahan dan akan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan agar bisa segera disidangkan," terang Kasat.

Hasil pemeriksaan SP melakukan perbuatan cabul kepada korbannya yakni murid perempuan sebanyak empat orang.

"Mereka dicabuli korban dengan dicium dan dipegang bagian sensitifnya. Bahkan dilakukan beberapa kali sepanjang tahun 2021 lalu," tambahnya.

Baca juga: Cara Guru Ngaji di Bogor Bujuk Muridnya untuk Dicabuli, Suruh Korban Lakukan Hal Ini jika Mau Pintar

Pengakuan tersangka awalnya perbuatan tersebut dilakukan karena iseng.

Namun berkelanjutan terus menerus sampai saat dilaporkan keluarga melaporkan perbuatan ini.

"Akibat perbuatannya kami menjerat tersangka dengan pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 junto pasal 76 E Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ujarnya.

“Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun,” tegasnya.

Halaman
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved