Terkini Nasional
Heboh Pernyataan Arteria Dahlan yang Minta Jaksa Agung Copot Kejati Berbahasa Sunda, Ini Awalnya
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahkan kembali menuai sorotan seusai video dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung viral.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
'Nanti Orang Takut kalau Pakai Bahasa Sunda'
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Dia kembali membuat polemik setelah meminja Jaksa Agung memecat Kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda. (Youtube DPR/MPR RI)
Arteria mengatakan Jaksa Agung seharusnya mencopot Kejati tersebut.
Pasalnya, kata dia, seorang Kajati seharusnya menggunakan bahasa Indonesia saat rapat agar mudah dipahami dan tak menimbulkan salah persepsi orang yang mendengarnya.
"Nanti orang takut kalau ngomong pakai bahasa Sunda, 'Ngomong apa?' dan sebagainya," ujar Arteria.
"Kami mohon sekali yang kayak gini dilakukan penindakan tegas."
Ucapan Arteria itu langsung mengundang komentar anggota Komisi III DPR dari fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi.
Saat itu, Aboe Bakar duduk tepat di samping Arteria.
Ia langsung mengimbau Arteria untuk berhati-hati saat berbicara.
"Pak JA orang Sunda loh hati-hati," sahut Aboe Bakar sembari tertawa.
Kendati demikian, Arteria tak menjelaskan siapa Kajati yang di maksud.
Baca juga: Cium Tangan Keluarga Arteria Dahlan, Anggiat Pasaribu Akui Kurang Ajar
Baca juga: Anggiat Pasaribu Sudah Minta Maaf hingga Jatuh Pingsan, Arteria Dahlan Belum Beri Tanggapan, Kenapa?
Didesak Minta Maaf
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi respons terkait pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan yang dinilainya menyinggung banyak orang.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu meminta agar Arteria Dahlan meminta maaf khusunya kepada masyarakat Sunda.
Hal itu disampaikan ketika dirinya berbicara di depan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) yang tengah melaksanakan pelantikan di Kuta, Badung, Bali, Selasa (18/1/2022).
Baca juga: Galau dan Takut Gara-gara Anggiat Pasaribu, Ibu Arteria Dahlan: Sudahlah Rindu, Ibu Sudah Memaafkan
Baca juga: Solusi Ridwan Kamil soal UMK 2022, Kategori Ini Naik 3-5 Persen: Sesuai Persetujuan Perusahaan
"Dan saya amati ini menyinggung banyak pihak warga Sunda dimana mana. Jadi, saya menghimbau Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara ini," ujarnya, dikutip dari Tribun Bali.
Bahkan Kang Emil menyebut jika Arteria tidak meminta maaf, masalah ini akan berlarut dan mungkin menjadi besar.
Karena itu, dia mengimbau agar Arteria Dahlam meminta maaf karena dinilai cukup untuk meredam masalah.
"Tapi kalau tidak dilakukan, pasti ini akan bereskalasi, karena sebenarnya orang Sunda itu pemaaf. Jadi, saya berharap (minta maaf) itu dilakukan," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil menyinggung Arteria Dahlan berada dalam posisi yang menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk membenci.
Padahal, seharusnya perbedaan bisa dilihat sebagai kekayaan Bangsa Indonesia.
"Kita ini terbagi dua dalam melihat perbedaan. Satu, ada yang melihat perbedaan itu sebagai kekayaan, sebagai rahmat. Saya berharap mayoritas kita melihat perbedaan seperti itu," katanya.
Baca juga: Alasan MKD DPR Minta Arteria Dahlan Tak Hadiri Pemeriksaan di Bandara: Bisa Melanggar Undang-Undang
Di sana, Kang Emil juga meminta kepada masyarakat agar melawan sikap permusuhan dan lebih memilih melihat perbedaan sebagai rahmat.
Seperti diketahui Arteria Dahlan kembali menjadi polemik ketika dalam rapat bersama Kejaksaan Agung dan memintanya memecat Kajati yang menggunakan bahasa sunda ketika rapat.
Hal itu kata Arteria, tak mencerminkan persatuan Indonesia.
Sedangkan, Ridwan Kamil menganggap apa yang disampaikan Arteria Dahlan seharusnya bisa dilakukan dengan lebih baik.
“Kalau tidak nyaman ya tinggal disampaikan, sesederhana itu. Tapi kalau bentuknya meminta untuk diberhentikan jabatan seseorang sebagai kajati, menurut saya terlalu berlebihan. Tidak ada dasar hukum yang jelas,” kata Kang Emil. (TribunWow.com)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribun Bali yang berjudul Ridwan Kamil Sesalkan Pernyataan Arteria Dahlan, Disarankan Minta Maaf Kepada Warga Sunda,