Terkini Daerah
Tradisi Lingkaran Setan Pramuka SMA di Ciamis Bikin 3 Siswa Lebam, Pihak Sekolah Ngaku Tak Tahu
Tradisi Lingkaran Setan dalam latihan pramuka di SMAN 1 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terungkap pasca dilaporkan oleh orangtua siswa ke polisi.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Kronologi Kejadian
Dikabarkan sebelumnya, sejumlah orangtua siswa melaporkan bahwa anaknya menjadi korban kekerasan dalam latihan pramuka di luar sekolah.
Latihan itu berlangsung di, Kertaharja, Cijeungjing, Kabupaten Ciamis pada Sabtu (8/1/2021) hingga Minggu pagi.
MA, orangtua korban, menyebut bahwa anaknya pulang sudah dalam kondisi babak belur.
“Akibat mengikuti kegiatan tersebut muka anak saya bonyok, lebam-lebam bekas dipukuli. Ditempeleng. Bibirnya juga lebam,” ujarnya kepada Tribun Jabar Rabu (12/1/2022).
Kata dia, anaknya sempat berusaha menutupi luka-luka yang menempel di wajahnya.
Anaknya lansung masuk ke kamar dengan mengenakan tudung di jaket dan masker untuk menghindari orang tuanya.
“Ketahuannya baru setelah anak saya itu keluar dari WC. Wajahnya, kok, lebam-lebam, jelas saya sama istri kaget,” sambungnya.
Bahkan setelah diketahui korban juga sempat berdalih bahwa wajahnya seperti itu diakibatkan oleh kecelakaan.
Hingga akhirnya orangtua korban mencari tahu dan didapat keterangan bahwa ada yang namanya Tradisi Lingkaran Setan.
“Awalnya ngakunya karena kecelakaan. Tapi setelah ditanya lagi akhirnya terungkaplah kejadian tersebut (dugaan penganiayaan saat kegiatan pramuka),” katanya.
Hingga kini, setidaknya ada tiga korban yang dilaporkan sempat dirawat di RS yaitu MF, E, dan FR.
Bahkan, dalam informasi terakhir, FR masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya cukup parah.
“Paling parah FR, sampai jatuh sakit dan sempat pingsan di tempat kosnya di depan SMAN 1 Ciamis,” ujar MA.
Kini, orangtua para korban secara resmi sudah membuat laporan kepada kantor polisi.